Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anda Mau Jajal Mudik dengan Motor Listrik? Simak Tips Ini

📅 Senin, 22 Des 2025, 19:29 WIB | Oleh:
Anda Mau Jajal Mudik dengan Motor Listrik? Simak Tips Ini Doc: ANTARA/Muhammad Rizky Febriansyah
Ket. Pengemudi ojek daring mengganti baterai sepeda motor listriknya di Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), SPBU Pertamina, Jalan MT Haryono, Jakarta, Kamis (9/10).

JAKARTA - Mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 dengan sepeda motor listrik menuntut perencanaan matang, terutama terkait strategi pengisian baterai dan keselamatan berkendara, agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung Yannes Martinus Pasaribu menekankan bahwa tantangan mudik dengan motor listrik berbeda tergantung sistem yang digunakan.

“Jika sepeda motor listrik memakai sistem battery swap (tukar baterai), ini jelas membutuhkan pengetahuan lokasi stasiun penukaran baterai, jika tidak jelas SPBKLU-nya dari tempat asal ke tempat tujuan, sebaiknya sepeda motor jenis ini tidak kita gunakan,” kata dia dihubungi dari Jakarta, Senin (22/12).

Sepeda motor listrik dengan sistem battery swap, menurut Yannes, mungkin akan sedikit merepotkan pengendara jika digunakan untuk mudik. Bukan berarti sepeda motor ini buruk, namun memang tidak dirancang untuk perjalanan jauh dalam kondisi infrastruktur pendukung yang ada, setidaknya untuk saat ini.

Yannes menyarankan untuk lebih baik menggunakan motor listrik dengan sistem charging, namun juga memerlukan perencanaan waktu pengisian baterai, dengan mengetahui jarak tempuh riil motor yang biasanya 20-30 persen lebih pendek dari klaim pabrikan.

Untuk kenyamanan, pengendara disarankan membawa charger portable dan adaptor yang sesuai.

“Demi efisiensi baterai, hindari berkendara dengan throttle penuh terus-menerus, karena dapat memicu limp mode akibat overheat,” ujar Yannes.

Ini berarti pengendara disarankan untuk tidak menekan gas motor listrik sampai penuh saat perjalanan jauh secara terus-menerus, sebab, hal ini berpotensi membuat baterai cepat habis dan motor dapat otomatis menurunkan tenaganya untuk mencegah panas berlebih.

Berkendara lah dengan lebih santai dan hemat tenaga agar baterai lebih awet dan perjalanan lebih nyaman.

Selain itu, kondisi basah harus diwaspadai, meskipun klaim pabrikan motor memiliki rating tahan air IP67, pengendara tetap disarankan untuk menghindarinya.

“Hindari menerabas genangan tinggi yang bisa merendam controller atau konektor baterai sepeda motor,” imbuh Yannes.

Fitur regenerative braking, jika tersedia, dapat dimanfaatkan untuk memperpanjang jarak tempuh motor listrik selama perjalanan jauh. Ini adalah fitur yang umum, meski tidak seluruhnya, pada motor listrik yang dapat mengubah energi saat kendaraan melambat atau mengerem menjadi listrik untuk mengisi ulang baterai.

Manfaatnya, teknologi ini membantu memperpanjang jarak tempuh, menghemat energi, dan mengurangi keausan sistem rem. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.