Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akun Investasi Mencurigakan? Fitur Baru XTB Memungkinkan Pengguna Bekukan Transaksi Secara Real-Time

📅 Sabtu, 28 Mar 2026, 21:00 WIB | Oleh:
Akun Investasi Mencurigakan? Fitur Baru XTB Memungkinkan Pengguna Bekukan Transaksi Secara Real-Time Doc: XTB
Ket. Menghadapi tingginya kasus kebocoran data di Indonesia, aplikasi investasi global XTB meluncurkan fitur Emergency Lock. Investor kini bisa mengamankan dana dan aset secara instan hanya dengan satu klik jika mendeteksi aktivitas mencurigakan.

JAKARTA – Penipuan keuangan dan kebocoran data kini lebih umum terjadi seiring dengan jaringan penipuan yang semakin canggih dan informasi pribadi yang sering kali terungkap oleh pihak ketiga. Indonesia termasuk salah satu negara yang paling terdampak.

Laporan Surfshark menyebutkan Indonesia menyumbang sekitar 5% kasus kebocoran data di Asia pada 2025. Ancaman ini diperkuat data BSSN yang mencatat bahwa sepanjang 2024 terdapat 2.487.041 aktivitas advanced persistent threat (APT), 514.508 aktivitas ransomware, dan 26.771.610 aktivitas phishing yang terjadi di Indonesia.

Melihat tren ancaman yang terus meningkat ini, investor menghadapi risiko yang lebih besar terhadap phishing, pencurian identitas, dan akses tanpa izin. Hal ini membuat fitur keamanan yang lebih kuat dan dapat dikendalikan oleh pengguna menjadi semakin penting. Bukan hanya sekadar nilai tambah, tetapi kebutuhan mendasar dalam sebuah platform investasi.

Untuk mengatasi permasalah tersebut XTB aplikasi investasi global yang menyediakan akses ke saham Amerika Serikat (AS) dan ETF (Exchange Traded Funds), meluncurkan Emergency Lock. Fitur keamanan baru ini untuk  membantu pengguna melindungi aset mereka dengan cepat.

Jika aktivitas login terlihat mencurigakan atau ada yang terasa janggal, pengguna dapat membatasi akses penarikan dana, pembelian, dan penjualan aset hanya dengan satu klik untuk menjaga keamanan dana mereka.

Fitur Emergency Lock di dalam aplikasi memungkinkan pengguna XTB untuk mengamankan akun mereka secara instan jika mencurigai adanya akses tanpa izin. Dengan satu tindakan, pengguna dapat membatasi akses penjualan dan pembelian instrumen keuangan dan penarikan dana untuk semua akun mata uang. Setelah mengganti kata sandi, pengguna dapat mengaktifkan kembali fungsi akun dengan memindai wajah mereka untuk memastikan hanya pemilik sah yang dapat membuka kembali akun tersebut.

“Ancaman digital dan keamanan siber meningkat dengan cepat. Namun masih banyak orang merasa tidak dapat melakukan apapun ketika ada sesuatu yang tampak mencurigakan. Kami ingin memberikan pengguna kami cara untuk mengambil kendali dalam hitungan detik. Fitur emergency lock melindungi dana nasabah secara instan dan memberi mereka ketenangan pikiran bahwa uang mereka bekerja dengan aman untuk mereka,” ujar CEO XTB Omar Arnaout, melalui keterangannya pada hari Jumat (27/3).

Fitur Emergency Lock. XTB sebuah aplikasi investasi ini semakin memperkuat komitmen dalam menciptakan pengalaman investasi yang lebih aman, mudah, dan nyaman, di mana pengguna merasa percaya diri dan terlindungi setiap saat. Fitur ini telah tersedia di aplikasi investasi XTB mulai dari aplikasi XTB versi 2.160.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.