Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akibat Cuaca Buruk, Nelayan di Kupang Sebut Tangkapan Ikannya Berkurang Signifikan

📅 Selasa, 02 Jan 2024, 15:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akibat Cuaca Buruk, Nelayan di Kupang Sebut Tangkapan Ikannya Berkurang Signifikan Doc: ANTARA/Ho- Maria petronela
Ket. Pedagang ikan di pasar Oesapa.

Kupang - Sejumlah nelayan di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengaku tangkapan mereka berkurang selama cuaca buruk melanda wilayah perairan NTT beberapa pekan terakhir.

"Biasanya kalau normal kami bisa dapat hingga lima boks, tetapi karena cuaca buruk tangkapan kami hanya mampu mencapai mencapai tiga boks saja," kata nelayan asal Oesapa Deni Kolo di Kupang, Selasa.

Dia mengatakan hal itu berkaitan dengan dampak dari cuaca buruk yang melanda wilayah perairan NTT beberapa pekan terakhir di daerah tersebut.

Selama ini di cuaca normal per boks ikan mereka jual dengan harga Rp200 ribu. Namun pada saat musim penghujan dan cuaca buruk dirinya harus memutar otak agar walaupun tangkapan sedikit pemasukan tetap banyak.

"Karena itu walaupun tangkapan ikannya hanya 1-3 boks saja, saya dan teman-teman siasati jual ikan per boksnya Rp400 ribu dan itu dibeli," ujar dia.

Dia menjelaskan bahwa jika di cuaca normal pihaknya meningkap ikan hingga ke tengah laut dengan memancing, maka saat cuaca buruk pihaknya hanya menangkap di lokasi yang dangkal dengan pukat.

Kenaikan harga ikan yang dijual dengan harga Rp400 ribu per boks itu berpengaruh pada harga jual ikan di pasaran, sehingga tidak heran kini harga ikan di pasaran juga meningkat.

"Karena cuaca buruk dan sekarang dalam suasana Natal dan Tahun Baru jadi ikan sedikit karena juga cuaca buruk sehingga penjualan ikan harganya naik," kata Aldo Hayon pedagang ikan di pasar Oesapa.

Dia mengatakan untuk ikan kombong kini dari harga Rp20 ribu per 10 ekor kini naik menjadi Rp50 ribu untuk lima ekor.

Anita pembeli yang ditemui di pasar Naikoten mengaku di saat seperti ini lebih aman membeli daging.

"Saya khawatir nanti ikannya sudah lama dan sudah dikasih formalin jadi lebih aman ya beli daging saja," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.