Tekan Inflasi Jelang Lebaran, Pemprov DKI Gelar Pasar Murah Ramadan di 44 Kecamatan
📅 Jumat, 27 Feb 2026, 13:53 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Instagram: @disparekrafdki
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan selama bulan suci Ramadan melalui program ekonomi kerakyatan. Salah satu agenda utama dalam Jakarta Ramadan Festival 2026 adalah pelaksanaan Pasar Murah dan Bazaar Ramadan secara serentak.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah meningkatnya konsumsi rumah tangga. Program ini menjadi bukti kehadiran negara dalam menjaga daya beli warga Jakarta selama masa puasa hingga menjelang Idulfitri.
Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis, kegiatan intervensi pasar ini akan berlangsung selama hampir dua pekan penuh di berbagai lokasi strategis. Agenda tersebut dijadwalkan mulai beroperasi secara efektif pada tanggal 2 Maret hingga berakhir pada 13 Maret 2026.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa jangkauan pasar murah ini akan menyentuh seluruh wilayah administrasi agar manfaatnya dirasakan secara merata. Program ini tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan disebar ke seluruh pelosok kota Jakarta.
"Pasar Murah dan Bazaar Ramadan akan diselenggarakan di 44 kecamatan serta area Balaikota Provinsi DKI Jakarta," bunyi pernyataan resmi Instagram Pemprov DKI Jakarta melalui unggahan informasi festival tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penyebaran lokasi di setiap kecamatan bertujuan untuk memecah kerumunan sekaligus mempermudah aksesibilitas bagi warga yang tinggal jauh dari pusat kota. Dengan adanya titik-titik di setiap wilayah, biaya transportasi warga untuk mendapatkan pangan murah pun dapat ditekan lebih maksimal.
Selain menjual berbagai komoditas pangan utama seperti beras, minyak goreng, dan gula, acara ini juga merangkul pelaku usaha lokal. Bazaar Ramadan akan menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produk-produk unggulan mereka kepada masyarakat luas.
Keterlibatan berbagai pihak dalam Jakarta Creative menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif juga turut didorong untuk bergerak selama bulan suci ini. Hal ini diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan bagi para pedagang kecil di lingkungan sekitar lokasi pelaksanaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Jakarta sebagai kota global yang peduli pada aspek inklusivitas ekonomi. Melalui bazaar ini, tradisi belanja kebutuhan lebaran menjadi lebih terorganisir dan mendukung keberlangsungan ekonomi masyarakat bawah.
"Jakarta menunjukkan jati dirinya sebagai kota global yang inklusif, tempat tradisi, toleransi, dan kebersamaan tumbuh berdampingan," tulis pernyataan resmi Instagram Pemprov DKI Jakarta mengenai visi besar festival ini.
Visi tersebut diwujudkan dengan memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan akses bahan pokok akibat lonjakan harga di pasar konvensional. Pemerintah daerah terus melakukan monitoring ketat agar stok pangan di lokasi pasar murah tetap mencukupi kebutuhan masyarakat setempat.
Pelaksanaan Pasar Murah dan Bazaar Ramadan ini juga menjadi pendamping bagi rangkaian festival budaya lainnya yang sedang berlangsung di ibu kota. Kehadiran pasar ini melengkapi semarak Jakarta Ramadan Festival yang juga dimeriahkan dengan berbagai instalasi cahaya di pusat kota.
Masyarakat diimbau untuk datang lebih awal ke lokasi kecamatan masing-masing guna menghindari antrean yang terlalu panjang saat operasional berlangsung. Petugas di tingkat kecamatan dan kelurahan akan dikerahkan untuk membantu ketertiban selama proses transaksi jual beli berlangsung.
Secara teknis, koordinasi antara dinas terkait dan pemerintah kota administrasi telah diperkuat untuk menjamin kelancaran distribusi barang ke seluruh titik bazaar. Hal ini dilakukan demi mencegah terjadinya kekosongan stok pada komoditas yang paling banyak dicari oleh masyarakat saat Ramadan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!