Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

800 Jemaah Calon Haji Asal NTB Belum Terima Visa, Kemenag NTB Imbau Jemaah Tak Panik

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 12:35 WIB | Oleh:
800 Jemaah Calon Haji Asal NTB Belum Terima Visa, Kemenag NTB Imbau Jemaah Tak Panik Doc: antara foto
Ket. Jemaah calon haji dari NTB.

MATARAM - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengimbau kepada jemaah calon haji (JCH) untuk tetap tenang menyikapi belum keluarnya visa oleh Pemerintah Arab Saudi.

“Kepada JCH yang barangkali visanya belum keluar, kami berharap tetap tenang. Isya Allah kita sama-sama berusaha dan percaya pemerintah juga akan memberikan pelayanan terbaik," kata Ketua Tim Bina Haji Kanwil Kemenag NTB Syukri di Mataram, Minggu (4/5).

Ia menegaskan Kementerian Agama tetap melakukan ikhtiar dan bekerja secara maksimal dengan melakukan koordinasi dengan semua pihak dan instansi terkait agar proses visa bisa segera keluar.

“Sejak penyelenggaraan kloter pertama sampai saat ini hampir 24 jam kami tidak tidur. Artinya, kami terus bekerja secara maksimal dengan melakukan koordinasi dengan semua pihak, sehingga calon haji yang jumlahnya 4.499 orang untuk wilayah NTB,n bisa diberangkatkan sesuai dengan rencana,” ujarnya.

Selain kepada JCH, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat juga tetap tenang sembari pihaknya berikhtiar maksimal melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan beberapa persoalan yang ada, termasuk juga secara intensif melakukan mitigasi risiko terhadap potensi masalah, seperti melakukan koordinasi ketika ada jemaah yang kloternya sudah ditetapkan, kemudian tidak keluar visanya.

“Kami coba melakukan tracking terhadap JCH yang lain, walaupun pada kloter yang berbeda, tapi dalam satu kabupaten kami dahulukan keberangkatannya untuk memitigasi risiko jangan sampai terjadi kelebihan,” terang Syukri.

Terkait belum keluarnya visa tersebut, katanya, pihaknya sudah mendapatkan imbauan dari Kemenag, dalam bentuk surat edaran bahwa Kanwil Kementerian Agama bersama instansi terkait melakukan ikhtiar dan mitigasi risiko jangan sampai terjadi kelebihan di dalam satu kloter.

“Jadi, sekali lagi mohon dukungan dari semua pihak. Karena semua mengatensi masalah ini, kita semua peduli terhadap jemaah calon haji bagaimana memberikan pelayanan terbaik,” katanya.

Sebelumnya, sebanyak 800 calon haji asal NTB belum memegang visa. Kepala Bidang Haji Kanwil Kemenag NTB Lalu Muhammad Amin mengatakan keterlambatan penerbitan visa yang dialami sekitar 800 calon haji asal NTB disebabkan oleh perubahan kebijakan haji antara tahun 2024 dan 2025.

“Visa ini masih proses selama 24 jam agar diselesaikan oleh Pemerintah Arab Saudi. Kami minta JCH jangan panik, visa ini masih dalam proses,” ujar Amin di Asrama Haji NTB, Kamis (1/5) malam.

Amin menyebut tahun ini proses penerbitan visa dilakukan oleh delapan perusahaan atau Syarikah swasta yang ditunjuk pemerintah Arab Saudi. Kebijakan ini juga dibarengi dengan pembatasan kuota pengajuan visa oleh masing-masing Syarikah. “Keterlambatan penerbitan visa jemaah calon haji terjadi di hampir semua provinsi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.