Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

7 Cara Alami Atasi Masalah Pernapasan yang Mengganggu Tidur

📅 Selasa, 24 Okt 2023, 10:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
7 Cara Alami Atasi Masalah Pernapasan yang Mengganggu Tidur Doc: dispatchhealth
Ket. Gangguan pernapasan yang kerap mengganggu kualitas tidur.

JAKARTA -Mengalami terbangun di malam hari, adalah hal yang biasa terjadi pada individu dengan gangguan pola tidur dan asma yang dapat menyebabkan perasaan pening di pagi hari dan kelelahan di siang hari.

Dikutip dari Hindustan Times, Senin (23/10), masalah pernapasan bisa diatasi secara alami dengan melibatkan kombinasi perubahan gaya hidup, teknik pernapasan, dan pengobatan herbal.

Dr HP Bharathi dari Jindal Naturecure Institute menyarankan beberapa pendekatan alami untuk dipertimbangkan.

1. Pertahankan pola makan sehat.Konsumsilah makanan seimbang yang kaya akan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Ini memberikan nutrisi penting untuk kesehatan paru-paru.

2. Tetap terhidrasi.Minumlah banyak air untuk menjaga sistem pernapasan Anda tetap terhidrasi.

3. Olahraga teratur.Lakukan aktivitas fisik secara teratur untuk meningkatkan kapasitas paru-paru dan kesehatan pernapasan secara keseluruhan. Aktivitas seperti jalan cepat, yoga, dan berenang bisa bermanfaat.

4. Latihan pernapasan. Latih teknik pernapasan dalam seperti pernapasan mengerucutkan bibir dan pernapasan diafragma untuk meningkatkan fungsi paru-paru.

5. Menghirup uap.Menghirup uap dari semangkuk air panas (dengan atau tanpa tambahan herba seperti kayu putih) dapat membantu meredakan hidung tersumbat.

6. Teh herbal.Teh herbal tertentu seperti jahe, akar licorice, dan timi dapat memberikan efek menenangkan pada sistem pernapasan.

7. Hindari asap dan polutan.Jauhi asap rokok, polutan, dan bahan iritan lainnya yang dapat memperburuk masalah pernafasan.

Sementara Konsultan Senior, Kedokteran Paru di Rumah Sakit Primus Superspeciality di Chanakyapuri, New Delhi, Dr SK Chabraturut berbagi keahliannya dalam hal gangguan pernapasan ini.

"Masalah pernapasan dapat sangat mengganggu tidur Anda, menyebabkan berbagai masalah yang memengaruhi kesejahteraan seseorang secara keseluruhan. Kondisi seperti mendengkur, sleep apnea, dan batuk kronis dapat menghambat kemampuan Anda untuk menikmati tidur nyenyak," kata Chabra.

Mendengkur, sering kali disebabkan oleh terhambatnya aliran udara, dapat mengganggu diri sendiri dan pasangan tidur, sehingga menyebabkan tidur sering terbangun.

Sleep apnea, yang ditandai dengan jeda pernapasan berulang kali dan disertai dengkuran keras, tidak hanya mengganggu tidur tetapi juga meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti hipertensi dan penyakit jantung. Selain itu, batuk kronis atau rasa tidak nyaman dapat membuat sulit untuk tertidur dan tetap tertidur, sehingga menyebabkan insomnia.

Chabra menambahkan menjaga berat badan ideal melalui pola makan seimbang dan olah raga teratur dapat mengurangi keparahan gangguan pernafasan. Menyesuaikan posisi tidur, tetap terhidrasi, dan menggunakan pelembab udara juga dapat meningkatkan aliran udara dan meringankan gejala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.