Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

51 Buaya Akhirnya Dipindahkan ke Sumsel

📅 Sabtu, 19 Okt 2024, 03:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
51 Buaya Akhirnya Dipindahkan ke Sumsel Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Petugas BKSDA Jabar kesulitan saat melakukan evakuasi terhadap puluhan buaya di penangkaran buaya di Kampung Gunung Calung, Kelurahan Sayang, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (18/10).

CIANJUR - Sebanyak 51 ekor buaya yang sebagian sempat lepas karena kandang penangkaran di Kampung Gunung Calung, Kelurahan Sayang, Cianjur, jebol saat banjir, akhirnya dipindahkan ke Sumatera Selatan.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat baru berhasil memindahkannya. Jubir BKSDA Jabar, Agung Ferdiansyah, di Cianjur, Jumat (18/10), menyatakan proses evakuasi buaya dilakukan bertahap. Tahap pertama, 11 ekor dipindahkan ke Sukabumi.

Mereka dievakuasi ke penangkaran satwa Cikananga, Sukabumi. Sayang, lima ekor mati setelah tiba di penangkaran. Mereka diduga stres selama proses evakuasi dan selama perjalanan dari Cianjur ke Sukabumi.

Sedangkan pada tahap kedua, menurut Agung berhasil mengevakuasi 40 ekor. Mereka langsung di kirim ke penangkaran di Sumsel. Sepanjang perjalanan mereka terus dirawat seperti disiram air.

Agung menjelaskan, puluhan ekor buaya tersebut dibawa ke Sumsel karena di Jawa Barat tidak memiliki kolam penangkaran memadai. Selama perjalanan petugas kesehatan BKSDA merawat agar buaya tetap sehat sampai ke penangkaran.

"Masih ada beberapa ekor lagi di dalam kolam penangkaran. Kemungkinan besar akan dibawa ke Sumsel juga. Nantinya, tidak ada lagi buaya yang dititipkan di penangkaran Cianjur," katanya.

Sebelumnya diberitakan BKSDA kembali mengevakuasi 17 ekor buaya di penangkaran Kampung Gunung Calung, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, ke Sumatera Selatan. Kepala Bidang KSDA Wilayah I Bogor, Diah Qurani Kristina, menuturkan, belum dapat memastikan jumlah buaya dalam kolam penangkaran. Saat kandang jebol, ada lima ekor yang kabur.

"Kami belum bisa memastikan jumlah buaya yang ada dalam kolam penangkaran tersebut. Saat ini petugas dibantu warga berupaya menguras air kolam agar memudahkan proses evakuasi," ujar Diah.

Namun saat ini, ungkap dia, baru 17 ekor yang berhasil dievakuasi ke penangkaran BKSDA Sumsel. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

10 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.