341 Hektare Sawah di Padang Pariaman Terdampak Bencana Banjir
📅 Jumat, 28 Nov 2025, 16:20 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
PADANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat mencatat sejak Sabtu (22/11) hingga Kamis (27/11) setidaknya 341 hektare sawah dan 100-an hektare lahan jagung di daerah itu terdampak bencana akibat cuaca ekstrem yang menerjang daerah itu.
"Ada yang terkena banjir, longsor, dan terendam banjir. Petani gagal panen," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Padang Pariaman Yurisman di Parik Malintang, Jumat.
Ia menyebutkan total kerugian akibat bencana tersebut pada sektor pertanian khususnya padi dan jagung diperkirakan sekitar Rp13 miliar. Angka tersebut belum termasuk irigasi-irigasi yang rusak dan jenis tanaman lainnya yang terdampak.
Ia mengatakan lahan pertanian yang terdampak bencana tersebut tidak terdaftar dalam asuransi pertanian, sehingga akan menyulitkan petani menanam kembali sebab tanaman sekarang tidak membuahkan hasil.
Oleh karena itu, lanjutnya, Pemkab Padang Pariaman meminta pemerintah provinsi dan pusat membantu petani yang sawahnya rusak karena bencana.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mudah-mudahan bisa dikabulkan termasuk benih dan pupuknya," katanya.
Ia mendorong petani di daerah itu mengasuransikan lahan pertaniannya agar ketika terjadi gagal panen maka perusahaan asuransi akan mengganti kerugian yang ditimbulkan.
"Per hektare itu murah. Tapi jika terjadi gagal panen maka akan diganti rugi Rp6 juta per hektare," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemkab Padang Pariaman juga mencatat sebanyak 10.575 warga di daerah itu terdampak banjir.
"Satu orang dinyatakan hilang hanyut terbawa banjir saat jembatan di Nagari Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung ambruk," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Padang Pariaman Zahirman sesuai dengan keterangan tertulis yang diterima ANTARA.
Ia mengatakan akibat banjir tersebut setidaknya 2.968 korban harus dievakuasi ke tempat yang telah disediakan pemerintah setempat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!