Hadir di Indonesia, Jarak Tempuh GAC Auon i60 Lebih dari 602 Km
Sabtu, 07 Nov 2026, 22:33 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: GAC Indonesia
JAKARTA – GAC Indonesia resmi meluncurkan Aion i60 di pasar otomotif nasional pada 7 November 2026. Model ini menjadi debut pertama Aion i60 di Asia Tenggara dalam konfigurasi setir kanan (Right-Hand Drive/RHD). Mengusung konsep All-Rounder Vehicle (ARV), kendaraan listrik ini menawarkan kombinasi desain, kenyamanan, keselamatan, dan keandalan untuk menunjang berbagai kebutuhan mobilitas.
Dua fitur yang menjadi pembeda utama Aion i60 adalah kulkas terintegrasi di dalam kabin serta ketersediaan ban serep sebagai perlengkapan kendaraan. Kehadiran keduanya mencerminkan upaya GAC menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga memperhatikan kebutuhan praktis pengguna dalam perjalanan sehari-hari maupun jarak jauh.
Peluncuran Aion i60 juga menjadi bagian dari strategi GAC Group memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia. Selain memperluas portofolio kendaraan elektrifikasi, perusahaan mendukung pengembangan industri otomotif nasional melalui perakitan lokal di fasilitas PT National Assemblers, Cikampek.
Chief Technology Officer GAC International, Masato Katsumata, mengatakan pengembangan kendaraan GAC berlandaskan filosofi kualitas menyeluruh. Hal tersebut mencakup proses rekayasa, pemilihan material, hingga pengalaman konsumen selama masa kepemilikan.
Menurutnya, kualitas kendaraan tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan spesifikasi, tetapi juga kemampuan setiap komponen dalam memberikan pengalaman berkendara yang optimal.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Melalui Aion i60, kami ingin menghadirkan standar kualitas yang mengintegrasikan kenyamanan, keselamatan, dan keandalan dalam satu kendaraan. Indonesia merupakan pasar strategis bagi GAC, dan kami berkomitmen untuk terus tumbuh bersama konsumen melalui inovasi produk dan layanan yang berkelanjutan,” ujar Masato melalui keterangannya pada hari Sabtu (7/11).
Mengusung Empat Pilar Pengembangan
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menjelaskan bahwa pengembangan Aion i60 mengacu pada pendekatan GAC Listens, yakni inisiatif yang menempatkan kebutuhan dan masukan konsumen sebagai bagian penting dalam pengembangan produk.
Melalui pendekatan tersebut, GAC berupaya menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan karakteristik penggunaan dan gaya hidup masyarakat.
Aion i60 sendiri dikembangkan berdasarkan empat pilar utama dalam filosofi Made for e-Quality, yaitu Design, Comfort, Safety, dan Reliability.
Product Planning & Strategy GAC Indonesia, Iqbal Taufiqurrahman, mengatakan keempat aspek tersebut dirancang saling melengkapi untuk menghadirkan kendaraan listrik yang mampu memenuhi beragam kebutuhan mobilitas.
Dari sisi desain, Aion i60 mengusung tampilan SUV modern dengan proporsi yang dirancang untuk mengoptimalkan ruang kabin. Kendaraan ini memiliki panjang 4.685 mm, lebar 1.854 mm, tinggi 1.660 mm, serta jarak sumbu roda 2.775 mm.
Dimensi tersebut memberikan ruang yang lapang bagi penumpang sekaligus mempertahankan karakter kendaraan yang dinamis.
Kabin Luas Dilengkapi Kulkas Terintegrasi
Pada aspek kenyamanan, Aion i60 menawarkan panjang ruang kabin efektif lebih dari tiga meter. Ruang kaki penumpang baris kedua mencapai 1.037 mm, sedangkan ruang kepala mencapai 1.020 mm.
Kenyamanan penumpang didukung material bantalan delapan lapis, kursi depan dengan fungsi pijat delapan titik, ventilasi, pemanas, serta pengaturan elektrik dan memori. Kursi belakang memiliki sudut sandaran hingga 137 derajat dengan pengaturan tanpa tingkat hingga 20 derajat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!