Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lahan Paruga Bakal Disulap, Pemkot Bima Minta Dana Segar Rp6,1 Miliar ke Pusat

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 01:50 WIB | Oleh:
Lahan Paruga Bakal Disulap, Pemkot Bima Minta Dana Segar Rp6,1 Miliar ke Pusat Doc: ANTARA/HO-Diskominfotik Kota Bima
Ket. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima, Ruslan.

KOTA BIMA - Pemerintah Kota Bima mengusulkan alokasi anggaran sebesar Rp 6,1 miliar kepada Kementerian Perdagangan untuk menyulap kawasan bekas Terminal Paruga menjadi pasar rakyat pada tahun 2027. 

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima Ruslan mengatakan usulan tersebut diajukan melalui skema Dana Tugas Pembantuan Kementerian Perdagangan untuk Tahun Anggaran 2027.

"Setelah melihat langsung kondisi pasar bekas terminal, kami melakukan koordinasi dan menyampaikan rencana pembangunan ini kepada Kementerian Perdagangan," kata Ruslan di Kota Bima, Senin (12/10).

Ia menjelaskan pengajuan tersebut merupakan tindak lanjut dari peninjauan kondisi aset bekas Terminal Paruga pada 14 September 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan rencana pembangunan kepada Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan.

Menurut Ruslan, bekas terminal itu layak dikembangkan menjadi pasar rakyat yang representatif bagi aktivitas perdagangan masyarakat.

Pemanfaatan kembali kawasan tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan aset pemerintah daerah yang belum dimanfaatkan secara maksimal sekaligus menyediakan fasilitas perdagangan yang lebih memadai bagi pedagang dan konsumen.

"Lokasi ini cukup strategis dan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi pasar yang layak dan representatif," ujarnya.

Ruslan mengatakan pembangunan pasar rakyat tersebut diarahkan untuk mendukung aktivitas jual beli masyarakat melalui penyediaan sarana perdagangan yang lebih tertata.

Pengembangan kawasan bekas terminal itu juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah meningkatkan produktivitas pemanfaatan aset agar dapat menunjang kegiatan ekonomi masyarakat.

Namun, rencana pembangunan pasar rakyat tersebut masih dalam tahap pengusulan anggaran kepada pemerintah pusat. Realisasinya bergantung pada tindak lanjut proposal dan dukungan pendanaan melalui Dana Tugas Pembantuan Kementerian Perdagangan pada 2027.

Ruslan mengatakan Diskoperindag Kota Bima terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait untuk mendorong tindak lanjut atas usulan pembangunan tersebut.

"Kita terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait, baik di tingkat pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, dalam rangka mendorong tindak lanjut atas usulan pembangunan tersebut," katanya.

Pemerintah Kota Bima berharap usulan anggaran Rp6,1 miliar tersebut dapat memperoleh tindak lanjut sehingga pembangunan pasar rakyat di bekas Terminal Paruga bisa direalisasikan untuk mendukung pengembangan sarana perdagangan dan optimalisasi aset daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Gampang SSK Harus Dirasakan Warga

38 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Gampang SSK Harus Dirasakan...
Megapolitan
Jakarta Lampaui Yogyakarta ...

Menghitung Peluang Janice Jumpa Aryna Sabalenka di WTA Wuhan

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Menghitung Peluang Janice J...
Nasional
Keadilan bagi Korban HAM Ma...
Nasional
MDCP 2026 Perkuat Kemitraan...
Luar Negeri
Trump Klaim Russia-Ukraina ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.