Usung Semangat Hidupkan Kebaikan, AIA Syariah Mulai Beroperasi
Selasa, 03 Nov 2026, 18:25 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: AIA Syariah
JAKARTA – PT AIA FINANCIAL (AIA) resmi menghadirkan PT AIA Syariah Insurance (AIA Syariah) sebagai entitas asuransi jiwa syariah yang beroperasi secara mandiri sejak 1 November 2026. Kehadiran perusahaan ini menjadi langkah AIA untuk memperluas akses perlindungan berbasis syariah bagi masyarakat Indonesia.
AIA Syariah diluncurkan dengan mengusung semangat "Hidupkan Kebaikan". Melalui pendekatan tersebut, perusahaan ingin menghadirkan solusi perlindungan yang tidak hanya berfokus pada kebutuhan finansial, tetapi juga membantu keluarga mempersiapkan berbagai tujuan kehidupan, mulai dari perlindungan keluarga, pendidikan anak, perencanaan ibadah, hingga membangun warisan kebaikan bagi generasi berikutnya.
Presiden Direktur AIA, Harsya Prasetyo, mengatakan kehadiran AIA Syariah menandai babak baru dalam komitmen perusahaan untuk memperluas perlindungan bagi keluarga Indonesia yang memiliki kebutuhan semakin beragam. Menurut dia, pengembangan edukasi, produk yang relevan, kemudahan akses distribusi, serta kolaborasi dengan mitra menjadi sejumlah faktor penting untuk mempersempit kesenjangan perlindungan di masyarakat.
"Melalui edukasi yang konsisten, produk yang relevan, distribusi yang semakin mudah diakses, serta kolaborasi yang kuat dengan para mitra, kita dapat mempersempit kesenjangan perlindungan sekaligus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi masyarakat dan mitra bisnis," kata Harsya melalui keterangan tertulis pada hari Selasa (3/11).
Ia menambahkan, perlindungan asuransi tidak semata-mata berkaitan dengan produk keuangan, tetapi juga memberikan ketenangan bagi keluarga dalam menghadapi berbagai ketidakpastian kehidupan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Presiden Direktur AIA Syariah, Ruddy Martono, mengatakan perusahaan berupaya menjadi mitra perlindungan bagi keluarga Indonesia melalui solusi keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. AIA Syariah, kata dia, akan mengembangkan layanan dengan mengedepankan inovasi, kualitas pelayanan, dan penciptaan nilai jangka panjang.
"AIA Syariah berkomitmen untuk menjadi mitra pilihan utama untuk memberdayakan keluarga Indonesia modern dengan memenuhi kebutuhan perlindungan mereka melalui solusi berbasis syariah, didukung oleh inovasi, keunggulan layanan, dan penciptaan nilai yang berkelanjutan," ujar Ruddy.
Ia menjelaskan, operasional perusahaan akan berlandaskan nilai Ta'awun, Berkah, dan Amanah. Ketiga nilai tersebut menjadi prinsip dalam membangun perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
Tawarkan Produk Perlindungan Syariah
Untuk memenuhi kebutuhan nasabah, AIA Syariah menghadirkan sejumlah produk perlindungan berbasis syariah. Produk tersebut mencakup perlindungan kesehatan, jiwa, penyakit kritis, hingga perencanaan keuangan.
Salah satunya adalah AIA Nura Care, produk perlindungan kesehatan terjangkau yang dapat menjadi tambahan atas fasilitas Employee Benefits yang telah dimiliki nasabah. Selain itu, terdapat AIA Nura Protect yang menyediakan perlindungan jiwa dan penyakit kritis, serta AIA Nura Journey untuk mendukung perencanaan keuangan berbasis syariah.
Perusahaan juga tetap menyediakan solusi Employee Benefits berbasis syariah bagi perusahaan yang ingin memberikan perlindungan kesehatan dan jiwa kepada karyawannya sesuai prinsip syariah.
Dalam memberikan layanan kepada nasabah, AIA Syariah turut memanfaatkan ekosistem AIA, termasuk platform digital AIA+ dan program kesehatan serta kebugaran AIA Vitality. Integrasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman perlindungan yang lebih mudah diakses dan terhubung dengan kebutuhan nasabah.
Industri Asuransi Syariah Masih Berpeluang Tumbuh
Kehadiran AIA Syariah juga berlangsung di tengah perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dikutip perusahaan menunjukkan aset sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun syariah tumbuh 10,59 persen pada 2025 menjadi Rp74,27 triliun.
Namun, kontribusi asuransi syariah masih berada di kisaran 10 persen dari total premi industri asuransi nasional. Kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya peluang pengembangan pasar asuransi berbasis syariah di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!