Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Lebat Picu Longsor dan Lahar Dingin di Jatim-Bali, Jalan Nasional Turen-Lumajang Sempat Tertutup

3 Selasa, 03 Nov 2026, 19:52 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Hujan Lebat Picu Longsor dan Lahar Dingin di Jatim-Bali, Jalan Nasional Turen-Lumajang Sempat Tertutup Hujan Lebat Picu Longsor dan Lahar Dingin di Jatim-Bali, Jalan Nasional Turen-Lumajang Sempat Tertutup Doc: istimewa
Ket. Hujan lebat yang mengguyur Jawa Timur dan Bali dalam beberapa hari terakhir memicu longsor dan banjir lahar dingin di sejumlah titik. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat melakukan penanganan darurat agar akses masyarakat tetap terbuka. Di Jawa Timur, longsoran terjadi di beberapa titik Jalan Nasional Turen-Batas Kabupaten Lumajang. Material tanah menutup sebagian badan jalan di antara KM 13 hingga KM 33 pada Senin (2/11) pagi

JAKARTA - Hujan lebat yang mengguyur Jawa Timur dan Bali dalam beberapa hari terakhir memicu longsor dan banjir lahar dingin di sejumlah titik. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat melakukan penanganan darurat agar akses masyarakat tetap terbuka.

Di Jawa Timur, longsoran terjadi di beberapa titik Jalan Nasional Turen-Batas Kabupaten Lumajang. Material tanah menutup sebagian badan jalan di antara KM 13 hingga KM 33 pada Senin (2/11/2026) pagi.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan kecepatan respons menjadi kunci untuk memastikan layanan infrastruktur tetap berjalan di tengah bencana.

"Begitu terjadi bencana, kita harus segera bergerak di lapangan. Yang utama adalah memastikan akses masyarakat tetap terlayani," kata Dody di Jakarta.

Melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, Kementerian PU menurunkan tim dan alat berat untuk membersihkan material longsoran. Hingga Selasa (3/11/2026), ruas Turen-Lumajang dilaporkan kembali fungsional.

Selain pembersihan, petugas juga memasang rambu peringatan di titik rawan longsor untuk keselamatan pengguna jalan. Penanganan permanen diusulkan masuk dalam Tahun Anggaran 2027.

Hujan lebat di Lumajang juga memicu banjir lahar dingin di kawasan puncak dan lereng Gunung Semeru serta sekitar aliran sungai. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas melakukan identifikasi dampak.

Hasil awal, sejumlah infrastruktur sumber daya air terdampak material lahar. Di antaranya tanggul beton pengendali banjir dan lahar yang tertimbun material vulkanik (proyek VDRRSL S4 KD 3), serta tiga bangunan sabo dam dan tanggul sungai di bawah jembatan gantung yang mengalami pengikisan (scouring). Tinjauan juga dilakukan di Sungai Regoyo, Daerah Aliran Sungai (DAS) Rejali, Wilayah Sungai Bondoyudo-Bedadung, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.

BBWS Brantas masih melanjutkan inventarisasi kerusakan dan menyiapkan mobilisasi alat berat serta personel tanggap darurat setelah kondisi aman.

Longsor di Tabanan Bali

Bencana serupa terjadi di Bali. Longsor badan jalan terjadi di ruas Br. Taman Tanda-Mengwitani KM 39+100, Desa Pacung, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Senin (2/11/2026) malam.

Longsor dipicu luapan air dari saluran eksisting yang tidak mampu menampung debit. Perubahan fungsi lahan di sekitar lokasi diduga memperparah limpasan air ke jalan nasional hingga membuat lereng jenuh dan longsor.

Sebagai penanganan darurat, BBPJN Jatim-Bali memasang rambu peringatan, sandbag, dan terpal untuk mencegah longsor meluas. Koordinasi dengan pemerintah desa juga dilakukan untuk penambahan kapasitas drainase.

Selanjutnya, Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Bali akan melakukan survei sebagai dasar penyusunan desain penanganan permanen.

Kementerian PU mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas, terutama saat hujan, mengingat potensi longsor susulan di wilayah rawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.