Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat hingga Ekstrem Selama Sepekan Mendatang

3 Selasa, 03 Nov 2026, 20:10 WIB | Oleh:
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat hingga Ekstrem Selama Sepekan Mendatang BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat hingga Ekstrem Selama Sepekan Mendatang Doc: Freepik

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga ekstrem selama sepekan. Peringatan tersebut berlaku mulai Selasa (3/11) hingga Senin (9/11) mendatang di sejumlah wilayah Indonesia.

Memasuki November 2026, musim hujan mulai berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia sesuai pola musim tahunan. Namun, fenomena El Nino sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif masih membatasi peningkatan curah hujan.

"Potensi hujan lebat hingga ekstrem secara lokal tetap perlu diwaspadai masyarakat akibat dinamika atmosfer regional. Kondisi tersebut dapat memicu perubahan cuaca yang perlu diperhatikan selama sepekan ke depan," kata BMKG dalam keterangan pers pada Selasa.

BMKG menjelaskan, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diperkirakan memengaruhi sebagian besar wilayah Indonesia bagian barat dan selatan. Sementara itu, Gelombang Kelvin diperkirakan aktif di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur selama periode tersebut.

Kombinasi fenomena atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa hari mendatang. Kondisi ini juga didukung kelembapan udara tinggi, pertemuan angin, serta labilitas atmosfer yang cukup kuat.

"Faktor kelembapan tinggi, konvergensi angin, dan labilitas atmosfer dapat memicu hujan sedang hingga lebat. Hujan tersebut berpotensi disertai kilat, petir, serta angin kencang secara lokal di sejumlah daerah," ujar BMKG.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, terutama ketika hujan lebat berlangsung dalam waktu cukup lama. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko genangan air, banjir lokal, hingga longsoran material di kawasan rawan.

BMKG juga mengingatkan potensi sambaran petir dan angin kencang yang dapat menyertai hujan di sejumlah wilayah. Warga sebaiknya menghindari berteduh di bawah pohon serta menjauhi area terbuka ketika terjadi petir.

"Potensi cuaca ekstrem serta bencana hidrometeorologi basah maupun kering tetap perlu diantisipasi masyarakat. Kewaspadaan harus disesuaikan dengan perkembangan kondisi cuaca dan potensi ancaman di masing-masing wilayah," kata BMKG.

BMKG mengimbau masyarakat terus memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi lembaga tersebut. Langkah antisipasi sejak awal diharapkan membantu mengurangi risiko bencana serta menjaga keselamatan masyarakat selama musim hujan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Polri Tetapkan 3 Tersangka ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.