Ekspor Sarang Walet ke Tiongkok Tersendat, Barantin Turun Tangan
Selasa, 03 Nov 2026, 22:00 WIB | Oleh: Tim PenulisBerdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor sarang burung walet Indonesia ke Tiongkok pada semester I 2026 mencapai 172,15 juta dolar AS atau sekitar Rp3,13 triliun dengan volume 186,8 ton.
Nilai ekspor tersebut turun sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, meskipun Tiongkok tetap menjadi tujuan utama ekspor sarang burung walet Indonesia.
Sementara itu, Kementerian Perdagangan mencatat nilai ekspor sarang burung walet Indonesia ke Tiongkok sepanjang 2025 mencapai 380,20 juta dolar AS atau sekitar Rp6,90 triliun, setara 80,15 persen dari total nilai ekspor komoditas tersebut.
Besarnya kontribusi pasar Tiongkok menunjukkan pentingnya pembenahan standar mutu dan penguatan pengawasan untuk menjaga kelangsungan ekspor sekaligus membuka kembali peluang bagi perusahaan yang terkena penangguhan.
Melalui kelanjutan perundingan dengan GACC dan perbaikan sistem pengawasan di dalam negeri, Barantin berupaya memastikan perusahaan yang memenuhi persyaratan dapat mengakses pasar Tiongkok serta mencegah penangguhan serupa pada masa mendatang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!