Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kabar Baik dari India, Ekspor Kaca Indonesia Lolos dari Bea Antisubsidi

26 Senin, 26 Okt 2026, 17:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kabar Baik dari India, Ekspor Kaca Indonesia Lolos dari Bea Antisubsidi Kabar Baik dari India, Ekspor Kaca Indonesia Lolos dari Bea Antisubsidi Doc: istimewa
Ket. India resmi menghentikan penyelidikan antisubsidi terhadap produk kaca polos bening (Clear Float Glass/CFG) asal Indonesia. Keputusan ini membuka peluang ekspor CFG Indonesia ke India semakin lebar

JAKARTA - India resmi menghentikan penyelidikan antisubsidi terhadap produk kaca polos bening (Clear Float Glass/CFG) asal Indonesia. Keputusan ini membuka peluang ekspor CFG Indonesia ke India semakin lebar.

Direktorat Jenderal Trade Remedies (DGTR) Kementerian Perdagangan dan Industri India menerbitkan laporan akhir (final findings) pada 28 September 2026 yang menetapkan penghentian penyelidikan.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyambut baik keputusan tersebut. Menurutnya, ini bukti keberhasilan pemerintah mengawal eksportir di pasar luar negeri.

"Kemendag RI akan terus memperkuat langkah pembelaan dan pendampingan kepada eksportir Indonesia dalam menghadapi berbagai penyelidikan instrumen pengamanan perdagangan di negara mitra dagang," kata Mendag Busan di Jakarta pekan lalu

India memulai penyelidikan antisubsidi terhadap CFG Indonesia sejak 29 September 2025. Sejak itu, Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Pengamanan Perdagangan aktif melakukan pembelaan dengan memberikan tanggapan terkait isu subsidi dan menyampaikan informasi yang dibutuhkan.

Kemendag juga berkoordinasi intensif dengan KBRI New Delhi, Atase Perdagangan, kuasa hukum, asosiasi, dan pelaku usaha.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri Tommy Andana menegaskan pemerintah akan terus mengawal kepentingan eksportir agar terhindar dari pengenaan bea masuk imbalan (countervailing duty).

Direktur Pengamanan Perdagangan Reza Pahlevi Chairul menjelaskan alasan penghentian penyelidikan karena impor CFG Indonesia tergolong kecil.

"Impor CFG Indonesia hanya sebesar 3,4 persen dari total impor India. Nilai tersebut dinilai dapat ditiadakan (negligible) karena berada di bawah ambang batas 4 persen, sehingga penyelidikan dihentikan tanpa pengenaan bea masuk imbalan," ujar Reza.

Ia berharap pelaku usaha memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan ekspor.

Ketua Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP) Yustinus Gunawan mengapresiasi sinergi pemerintah dan pelaku usaha.

"Keputusan penghentian penyelidikan ini menggembirakan industri CFG Indonesia. Kami mengapresiasi pendampingan Pemerintah RI," ungkap Yustinus.

Capaian ekspor CFG Indonesia ke India sendiri menunjukkan tren positif. Sepanjang Januari-Juli 2026, nilai ekspor mencapai USD 156,35 juta, melonjak 122,4 persen dibanding periode yang sama 2025 sebesar USD 70,31 juta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Kane, Mbappe, dan Yamal Ber...
Megapolitan
BPBD Bogor: 113 Rumah di Ci...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang akan Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2026

Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang akan Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2026

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.