Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Standar Ekspor Diperketat, Kemendag-Barantin Pacu Produk RI Tembus Pasar Global

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 20:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Standar Ekspor Diperketat, Kemendag-Barantin Pacu Produk RI Tembus Pasar Global Doc: ANTARA/HO-Medcen Kominfo Banjarbaru
Ket. Gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41, di Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (15/10/2026).

TANGERANG – Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Badan Karantina Indonesia (Barantin) menjalin kerja sama terkait standardisasi produk, peningkatan keamanan dan ketelusuran komoditas, sebagai upaya untuk mendorong kinerja ekspor Indonesia.

“Kita hari ini menandatangani MoU (nota kesepahaman) antara Kemendag dan Badan Karantina Indonesia. Tujuan utamanya sebenarnya bagaimana kita meningkatkan ekspor,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dalam acara yang digelar di sela Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Jumat (16/10).

Menurut Mendag, kini kegiatan ekspor memiliki sejumlah tantangan di luar tarif (non-tariff barrier) seperti persyaratan yang ketat dari negara-negara tujuan ekspor.

Persyaratan-persyaratan tersebut di antaranya menyangkut keamanan dan kesehatan produk, ketelusuran (traceability) produk, dan mutu atau kualitas produk.

“Kita terus di-support oleh Badan Karantina, sehingga sehingga produk-produk kita bisa berstandar internasional, produk-produk kita bisa diterima di pasar internasional dengan kerja sama ini,” kata Mendag Budi.

“Itu memang tugas kita bersama, tetapi dengan kerja sama ini menjadi lebih erat, ya. Sehingga kebutuhan masing-masing nanti lebih bisa kita detailkan, sehingga produk-produk kita semakin mengglobal,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Kepala Barantin Abdul Kadir Karding mengatakan, saat ini standar perdagangan internasional semakin menuntut ketelitian yang lebih tinggi, salah satunya di aspek sanitari dan fitosanitari (SPS).

“Terutama dalam soal sanitari, yang kedua soal ketelusuran, dan yang ketiga soal keamanan pangan. Itu menjadi syarat mutlak sekarang untuk (kegiatan) ekspor-impor hampir seluruh negara sekarang ini seperti itu,” kata Kadir.

Menurut dia, penting bagi pelaku usaha terutama usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang ingin menembus pasar ekspor untuk memiliki akses informasi dan kemudahan yang difasilitasi oleh pemerintah.

“Oleh karena itu kita harus membuat satu kebijakan dalam rangka agar membantu teman-teman pengusaha dan UMKM memahami hal ini, bahkan mestandarisasi produk-produk mereka. Kalau tidak, maka akan sangat sulit,” ujarnya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Daerah
Bupati Aceh Tengah Usulkan ...
Nasional
Ada Korupsi Ratusan Miliar ...
Daerah
BMKG Pastikan Kabut Asap di...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.