Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Lagi Cukup Andalkan Modal Sendiri, 200 UKM Disiapkan Masuk Papan Bursa

2 Senin, 02 Nov 2026, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Lagi Cukup Andalkan Modal Sendiri, 200 UKM Disiapkan Masuk Papan Bursa Tak Lagi Cukup Andalkan Modal Sendiri, 200 UKM Disiapkan Masuk Papan Bursa Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi-Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).

JAKARTA – Akses pendanaan melalui pasar modal menjadi salah satu alternatif strategis bagi usaha kecil dan menengah (UKM) untuk memperluas kapasitas usaha, memperkuat struktur permodalan, dan meningkatkan daya saing.

Namun, peluang tersebut tidak cukup hanya ditopang oleh kebutuhan dana, melainkan harus diimbangi kesiapan fundamental bisnis, tata kelola perusahaan, transparansi laporan keuangan, serta kepatuhan terhadap regulasi.

Tanpa pembenahan menyeluruh, pasar modal justru berpotensi menjadi ruang yang sulit dijangkau UKM.

Karena itu, penguatan kapasitas dan literasi keuangan pelaku usaha menjadi kunci agar akses pendanaan tidak sekadar terbuka, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan usaha.

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan sekitar 200 usaha kecil dan menengah (UKM) untuk mengikuti program Go Public Academy for SMEs guna memperkuat kesiapan mereka mengakses pendanaan melalui pasar modal.

Deputi Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman di Jakarta, Senin (2/11), mengatakan, 200 perusahaan tersebut berasal dari hasil pemetaan terhadap sekitar 3.300 usaha yang dilakukan kementeriannya.

Pemetaan itu bertujuan mengidentifikasi perusahaan yang berpotensi berkembang dan memiliki kesiapan untuk menjadi perusahaan terbuka.

Bagus mengatakan, pihaknya juga mendorong perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni Bank Mandiri, BRI, dan BNI, melalui perusahaan sekuritas masing-masing untuk mendampingi perusahaan dalam menyiapkan prospektus.

Ia berharap 200 perusahaan yang disiapkan melalui program tersebut dapat menjadi contoh bagi usaha lain yang ingin mengakses pendanaan pasar modal.

Bagus menyebut saat ini terdapat 42 emiten dari kategori UKM yang melantai di Papan Akselerasi BEI.

"42 perusahaan yang sudah tercatat ini bisa mendapatkan pembiayaan, permodalan dari investor itu totalnya Rp2 triliun. Jadi ini sangat bagus sekali," ucap Bagus.

Dari jumlah tersebut, satu perusahaan telah naik ke Papan Pengembangan dan sekitar delapan perusahaan lainnya berpindah ke Papan Utama.

Menurut dia, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa pasar modal dapat menjadi salah satu sumber pendanaan bagi perusahaan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kapasitas bisnis.

Program Go Public Academy for SMEs merupakan pengembangan kolaborasi Kementerian UMKM dengan BEI melalui program RISE To IPO yang telah berjalan sejak 2025.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, pasar modal dapat menjadi alternatif pendanaan bagi perusahaan yang membutuhkan pembiayaan lebih besar seiring pertumbuhan bisnis.

Ia menyebut pasar modal Indonesia saat ini memiliki 33,4 juta investor dan 962 perusahaan tercatat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Warga Asli Minang Itu Menja...

The Weeknd Rilis Single “Hong Kong”

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
The Weeknd Rilis Single “...
Ekonomi
Beras Makin Mahal, Dompet R...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.