Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BEI Siapkan 23 UKM ke Bursa, Pasar Modal Mulai Lirik Bisnis Kecil

2 Senin, 02 Nov 2026, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
BEI Siapkan 23 UKM ke Bursa, Pasar Modal Mulai Lirik Bisnis Kecil BEI Siapkan 23 UKM ke Bursa, Pasar Modal Mulai Lirik Bisnis Kecil Doc: ANTARA FOTO/ Fauzanrwaam.
Ket. Ilustrasi - Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Upaya memperluas akses pendanaan melalui pasar modal mulai membuka peluang baru bagi usaha kecil dan menengah (UKM) untuk meningkatkan skala bisnis dan memperkuat daya saing.

Melalui program coaching clinic, pelaku UKM didorong mempersiapkan diri menempuh proses penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Namun, langkah menuju perusahaan terbuka bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif, melainkan membutuhkan pembenahan fundamental usaha, mulai dari tata kelola, transparansi laporan keuangan, kepastian hukum, hingga keberlanjutan model bisnis.

Kesiapan tersebut menjadi krusial agar IPO tidak sekadar menjadi ambisi mencari modal, tetapi benar-benar menjadi instrumen pertumbuhan usaha jangka panjang.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis sebanyak 23 perusahaan kategori Usaha Kecil Menengah (UKM) yang tengah mengikuti program coaching clinic (klinik pelatihan) dapat melangsungkan Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia pada tahun depan.

Saat ini, BEI bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tengah melakukan coaching clinic terhadap sebanyak 23 UKM, sebagai upaya membantu untuk memenuhi pembiayaan mereka melalui pasar modal.

"Memang dalam setahun terakhir ini (BEI) ada kerja sama dengan Kementerian UMKM yang sudah ke dalam coaching clinic, ada 23 perusahaan dan rasanya hampir seluruhnya dalam tahun depan harusnya sudah siap," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Senin (2/11).

Meski demikian, Saidu menegaskan keputusan untuk melangsungkan IPO sepenuhnya menjadi pilihan masing-masing UKM yang tengah mengikuti program coaching clinic.

Melalui coaching clinic, Saidu memastikan BEI tidak hanya mendorong UKM untuk melangsungkan IPO di pasar modal, namun juga memastikan kesiapan dan kualitas mereka sebelum menjadi perusahaan publik.

"Tapi IPO itu adalah pilihan, yang disajikan adalah kualitas dari para perusahaan yang memang mereka ready untuk IPO atau ready untuk akses terhadap pasar modal. Tentunya, kita punya aturan-aturan pencatatan yang memang harus dipenuhi," ujar Saidu.

Saidu mengingatkan bahwa kesiapan perusahaan tidak hanya dilihat dari kemampuan memenuhi persyaratan pencatatan saham, namun juga kemampuan menjalankan kewajiban sebagai perusahaan terbuka setelah resmi melantai di Bursa.

"Sehingga kita ingin kualitas perusahaan tercatat di Indonesia itu meningkat, yang harus kita siapkan, bukan mereka hanya siap sebelum IPO, tapi setelah menjadi perusahaan publik, mereka siap untuk menangguh kewajiban-kewajiban sebelumnya perusahaan punya," kata Saidu.

Dari sebanyak 23 UKM peserta coaching clinic, Kementerian UMKM mengungkapkan secara sektoral sekitar 30 persen perusahaan berasal dari sektor makanan dan minuman atau food and beverage (FnB), serta sebesar 20 persen berasal dari sektor fesyen, sedangkan sisanya tersebar di berbagai sektor usaha lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.