Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Pramono Kukuhkan 2 Duta Antihoaks Jakarta 2026, Ini Misi Mereka

2 Senin, 02 Nov 2026, 16:40 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Kukuhkan 2 Duta Antihoaks Jakarta 2026, Ini Misi Mereka Gubernur Pramono Kukuhkan 2 Duta Antihoaks Jakarta 2026, Ini Misi Mereka Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi mengukuhkan dua Duta Antihoaks Jakarta 2026 dalam acara yang digelar di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/11). Dua pelajar yang terpilih adalah Winda dari SMAN 68 Jakarta dan Muhammad Ibrahim Gumay dari SMAN 71 Jakarta yang akan dilibatkan dalam gerakan literasi digital untuk menekan penyebaran informasi palsu.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi mengukuhkan dua Duta Antihoaks Jakarta 2026 dalam acara yang digelar di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/11). Dua pelajar yang terpilih adalah Winda dari SMAN 68 Jakarta dan Muhammad Ibrahim Gumay dari SMAN 71 Jakarta yang akan dilibatkan dalam gerakan literasi digital untuk menekan penyebaran informasi palsu.

Keduanya terpilih setelah mengikuti proses seleksi yang melibatkan 356 peserta dari 119 SMA negeri di Jakarta. Melalui program tersebut, para duta diharapkan mampu mengajak pelajar dan masyarakat lebih cermat dalam menerima, memeriksa, serta menyebarkan informasi di ruang digital.

Pramono menilai keterlibatan generasi muda dalam upaya menangkal hoaks sangat diperlukan karena kehidupan mereka semakin dekat dengan media sosial dan perkembangan teknologi. Oleh sebab itu, Pemprov DKI Jakarta berupaya membangun kebiasaan berpikir kritis agar anak muda tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya.

“Apalagi, mereka sehari-hari sangat dekat dengan media sosial dan menjadi bagian dari ekosistem digital. Acara ini juga untuk melibatkan anak-anak muda dalam berpikir kritis terhadap apa yang terjadi sebenarnya,” ujar Gubernur Pramono.

Menurut Pramono, tantangan masyarakat di era digital tidak lagi sebatas memperoleh akses terhadap teknologi dan informasi. Masyarakat juga dituntut memiliki kemampuan untuk membedakan informasi faktual dengan konten menyesatkan yang beredar melalui berbagai platform digital.

Ia mengungkapkan, Jakarta berhasil mencatatkan nilai tertinggi secara nasional dalam Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 dengan skor 56,97. Meski demikian, capaian tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai cara mengenali dan menangkal informasi palsu.

Pemprov DKI Jakarta sendiri telah menyediakan Jalahoaks sebagai layanan untuk melakukan pemeriksaan fakta sekaligus memberikan klarifikasi terhadap informasi yang beredar. Pramono meminta masyarakat memanfaatkan layanan tersebut ketika menemukan kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan keresahan akibat penyebaran informasi yang keliru.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memiliki Jalahoaks sebagai sarana pemeriksaan fakta dan klarifikasi informasi. Kami ingin masyarakat memanfaatkan layanan ini ketika menemukan informasi yang belum jelas kebenarannya. Jangan sampai informasi yang belum terverifikasi justru telanjur menyebar dan menimbulkan keresahan,” tegasnya.

Selain menjalankan tugas edukasi, Pramono berharap kedua Duta Antihoaks dapat menjadi penggerak budaya bermedia digital yang sehat di lingkungan sekolah. Mereka diharapkan tidak hanya menjalankan peran sebagai penerima penghargaan, tetapi juga aktif mengajak teman sebaya dan komunitasnya untuk lebih kritis serta bertanggung jawab saat menggunakan media sosial.

Pramono turut mendorong generasi muda memanfaatkan kreativitas digital untuk memperkenalkan Jakarta kepada masyarakat luas. Ajakan tersebut berkaitan dengan momentum peringatan 500 tahun Jakarta yang akan berlangsung pada 2027 mendatang.

“Terlebih, Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Saya ingin anak-anak muda ikut memperkenalkan Jakarta melalui konten yang kreatif, positif, dan tentunya berdasarkan fakta,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, menjelaskan bahwa pemilihan Duta Antihoaks Jakarta 2026 melalui beberapa tahapan seleksi. Rangkaian tersebut mencakup seleksi administrasi, pelatihan, hingga penyusunan dan pelaksanaan proyek kampanye literasi digital.

Para peserta sebelumnya mendapatkan pembekalan melalui kegiatan in-house training dan pelatihan penyusunan kampanye yang berlangsung di Ancol, Jakarta Utara. Dari seluruh peserta, sebanyak 10 finalis kemudian melaksanakan proyek kampanye pada 28 Agustus hingga 25 September 2026.

Tahapan berikutnya adalah presentasi hasil proyek di hadapan dewan juri yang dilaksanakan pada 29 September 2026. Berdasarkan keseluruhan proses tersebut, Winda dan Muhammad Ibrahim Gumay akhirnya terpilih untuk mengemban tugas sebagai Duta Antihoaks Jakarta 2026.

Marulina mengatakan, program ini memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berperan aktif dalam membangun ekosistem digital yang lebih bertanggung jawab. Pasalnya, pelajar tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga berperan sebagai pembuat konten dan pembentuk opini di lingkungan pergaulan mereka.

“Generasi muda tidak hanya berperan sebagai penerima informasi, tetapi juga pembuat konten dan pembentuk opini di lingkungan pergaulannya. Karena itu, program Duta Antihoaks dirancang agar para pelajar dapat menjadi penggerak perubahan perilaku digital,” tegas Marulina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.