Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian PPPA Dorong Akses Pembalut Terjangkau bagi Kaum Perempuan

2 Senin, 02 Nov 2026, 17:57 WIB | Oleh:
Kementerian PPPA Dorong Akses Pembalut Terjangkau bagi Kaum Perempuan Kementerian PPPA Dorong Akses Pembalut Terjangkau bagi Kaum Perempuan Doc: Humas Kementerian PPPA
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi

JAKARTA – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mendorong akses produk sanitasi menstruasi aman, layak, dan terjangkau bagi perempuan, terutama kelompok sosial ekonomi rentan. Upaya tersebut menjadi bagian pemenuhan hak kesehatan reproduksi perempuan serta mendorong keadilan gender dalam kebijakan lintas sektor.

Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menegaskan pembalut merupakan kebutuhan dasar perempuan yang berkaitan dengan pemenuhan hak kesehatan reproduksi. Akses produk menstruasi mendukung kebersihan, kesehatan, serta aktivitas perempuan sehari-hari agar berlangsung aman, nyaman, dan bermartabat.

“Menstruasi merupakan proses biologis alami yang dialami perempuan secara rutin dan membutuhkan dukungan pemenuhan kebutuhan sanitasi. Perempuan, khususnya kelompok rentan, harus memperoleh akses produk menstruasi yang aman, layak, dan terjangkau,” kata Arifah Fauzi dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (2/11).

Arifah menegaskan, kebutuhan spesifik perempuan harus menjadi pertimbangan dalam perumusan kebijakan lintas sektor, termasuk sanitasi menstruasi. Kementerian PPPA mendorong keadilan gender melalui kebijakan yang mengakomodasi kebutuhan perempuan dan memperkuat kesetaraan akses kesehatan reproduksi.

“Setiap perempuan berhak memperoleh akses produk sanitasi menstruasi yang aman, layak, dan terjangkau. Marilah bersama membangun lingkungan yang peduli terhadap kesehatan perempuan melalui pemenuhan kebutuhan dasar mereka,” ucap Arifah.

Arifah menegaskan, pemenuhan kebutuhan dasar perempuan menjadi bagian penting dalam mewujudkan kehidupan sehat, produktif, dan bermartabat. Pemenuhan tersebut diharapkan mendukung kesejahteraan perempuan sekaligus memperkuat kesetaraan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Memperhatikan kebutuhan perempuan dalam kebijakan berarti membangun keluarga sehat dan masyarakat inklusif. Langkah ini menjadi fondasi mewujudkan Indonesia yang lebih setara dan sejahtera,” kata Arifah. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Beras Makin Mahal, Dompet R...
Rona
Joko Anwar Masuk Daftar 50 ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.