Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Gubernur Pramono Targetkan 267 Kelurahan Jakarta Ikut Benyamin S Award 2027

1 Minggu, 01 Nov 2026, 18:25 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Targetkan 267 Kelurahan Jakarta Ikut Benyamin S Award 2027 Gubernur Pramono Targetkan 267 Kelurahan Jakarta Ikut Benyamin S Award 2027 Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan seluruh 267 kelurahan di Jakarta berpartisipasi dalam ajang Benyamin S Award (BSA) pada 2027. Target tersebut ditujukan untuk mendorong peningkatan kualitas lingkungan, pengembangan inovasi wilayah, serta keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan Jakarta yang bersih, nyaman, indah, dan sejahtera.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan seluruh 267 kelurahan di Jakarta berpartisipasi dalam ajang Benyamin S Award (BSA) pada 2027. Target tersebut ditujukan untuk mendorong peningkatan kualitas lingkungan, pengembangan inovasi wilayah, serta keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan Jakarta yang bersih, nyaman, indah, dan sejahtera.

Pramono menyampaikan target tersebut saat menghadiri penganugerahan Benyamin S Award 2026 di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Jumat (30/10). Ia mengapresiasi peningkatan jumlah peserta BSA dari 27 kelurahan pada 2025 menjadi 52 kelurahan pada tahun ini.

“Tahun lalu Benyamin Sueb Awards diikuti 27 kelurahan, sekarang meningkat menjadi 52 kelurahan. Saya meminta tahun depan seluruh 267 kelurahan harus ikut. Tujuannya agar semua kelurahan terpacu melakukan perbaikan di wilayah masing-masing,” ujar Pramono.

Menurutnya, BSA tidak hanya menjadi ajang pemberian penghargaan bagi kelurahan berprestasi. Kompetisi tersebut juga diharapkan membangun persaingan positif dalam penataan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui ajang ini, para lurah didorong untuk menggali potensi wilayah masing-masing serta menciptakan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi warga. Praktik baik yang dikembangkan suatu kelurahan juga diharapkan dapat diterapkan di wilayah lain.

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya memperluas wawasan kepemimpinan, Pramono memberikan kesempatan kepada 10 lurah finalis BSA 2026 untuk mengikuti program pembelajaran ke luar negeri. Negara tujuan masih akan ditentukan, dengan sejumlah opsi di kawasan ASEAN, Jepang, dan Tiongkok.

“Saya ingin 10 finalis ini melihat dunia, membandingkan dengan negara-negara yang manajemennya lebih baik dan lebih maju. Jangan sampai wawasannya hanya terbatas pada lingkungan sendiri,” katanya.

Pramono juga meminta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta menyebarluaskan berbagai inovasi serta praktik baik yang dilakukan para finalis. Dengan demikian, pengalaman dan program unggulan dari kelurahan peserta dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya.

Pada penyelenggaraan BSA 2026, tiga kelurahan berhasil meraih penghargaan dalam kategori berbeda. Kelurahan Utan Kayu Selatan memperoleh penghargaan kategori Nyaman, Kelurahan Kelapa Gading Timur meraih kategori Indah, sedangkan Kelurahan Sukabumi Utara mendapatkan kategori Sejahtera.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono turut mengapresiasi keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan di tingkat kelurahan. Dari 10 finalis BSA 2026, terdapat empat lurah perempuan dan dua di antaranya berhasil meraih penghargaan, yakni Ria Handayani dari Kelurahan Utan Kayu Selatan serta Nani dari Kelurahan Kelapa Gading Timur.

Selain mendorong partisipasi dalam BSA, Pramono menyoroti perkembangan penataan lingkungan di Jakarta melalui penurunan jumlah RW kumuh. Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah RW kumuh berkurang dari 445 RW pada 2017 menjadi 211 RW pada 2026 atau turun sekitar 52,6 persen.

Ia menilai peningkatan kualitas lingkungan membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi tersebut mencakup keterlibatan kader Jumantik, Dasawisma, Posyandu, serta berbagai unsur kewilayahan lainnya.

Sementara itu, Lurah Utan Kayu Selatan Ria Handayani menyebut penghargaan yang diraih wilayahnya merupakan hasil kerja bersama berbagai elemen masyarakat. Pihak yang terlibat antara lain pemerintah kelurahan, pengurus RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), PKK, kader, dan warga.

Ria menjelaskan, seluruh 14 RW di Kelurahan Utan Kayu Selatan telah memperoleh predikat Program Kampung Iklim (ProKlim). Wilayahnya juga menjalankan sejumlah inovasi, seperti pengembangan portal RW, taman vertikal, pemasangan CCTV, hingga penataan fasilitas lingkungan.

“Ini tidak lepas dari kerja sama dan gotong royong seluruh unsur masyarakat. Ke depan, kami ingin Kelurahan Utan Kayu Selatan semakin maju, terutama melalui pengembangan kampung hijau dan peningkatan kesejahteraan warga,” ujar Ria.

Target keikutsertaan seluruh kelurahan pada BSA 2027 diharapkan memperluas penerapan inovasi dan praktik penataan lingkungan di Jakarta. Melalui kompetisi tersebut, setiap wilayah didorong mengembangkan potensi lokal sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Jajaki Kerja Sama...

Gunung Ibu Erupsi Semburkan Abu Setinggi 200 Meter

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Gunung Ibu Erupsi Semburkan...
Daerah
Banjir Aceh Barat Hancurkan...
Olahraga
Akhirnya Kemenangan Itu Dat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.