Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Teguh Subroto, Sosok Jaksa Humanis di Balik Pengabdian: Dari Ruang Penegakan Hukum, Perjuangan Atlet Disabilitas hingga Pemberdayaan Masyarakat

1 Minggu, 01 Nov 2026, 18:40 WIB | Oleh:

Kedekatan dengan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan terhadap institusi penegak hukum. Komunikasi yang terbuka, hubungan yang baik dengan insan pers, serta kesediaan mendengar aspirasi menjadi jembatan agar masyarakat tidak merasa berjarak dengan Kejaksaan.

Bagi seorang pemimpin institusi publik, media bukan sekadar sarana publikasi. Pers memiliki peran penting sebagai mitra komunikasi, penyampai informasi, sekaligus bagian dari kontrol sosial.

Karena itu, membangun hubungan baik dengan wartawan dan insan media menjadi salah satu elemen penting dalam menciptakan keterbukaan informasi dan menjaga kepercayaan publik.

Sosok jaksa humanis bukan berarti mengurangi ketegasan hukum. Justru, ketegasan harus berjalan bersama kepekaan sosial. Hukum tetap berdiri tegak, sementara masyarakat harus tetap diperlakukan secara manusiawi.

Deputy CdM, Kepedulian terhadap Perjuangan Atlet Disabilitas

Salah satu sisi yang memperlihatkan perhatian Teguh di luar tugas kedinasannya adalah keterlibatannya dalam dunia olahraga paralimpik.

Kepercayaan sebagai Deputy Chef de Mission (Deputy CdM) atau Wakil Ketua Kontingen Indonesia pada 5th Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi pengalaman tersendiri. Amanah ini menempatkannya dalam lingkungan perjuangan para atlet disabilitas yang membawa Merah Putih di kompetisi tingkat Asia.

Keterlibatannya tidak berhenti pada penyandang jabatan dalam struktur kontingen. Ia turut memberikan dukungan moral, membangun komunikasi dengan atlet, dan mengikuti perjalanan perjuangan mereka dalam mempersiapkan diri menghadapi pertandingan.

Di balik setiap medali, terdapat proses panjang yang tidak selalu terlihat. Ada latihan yang melelahkan, disiplin, pengorbanan, dukungan keluarga, pelatih, dan perjuangan untuk menghadapi berbagai tantangan.

Atlet disabilitas membutuhkan kesempatan yang setara, dukungan berkelanjutan, serta pengakuan atas kemampuan dan prestasi mereka. Perhatian terhadap mereka tidak semestinya hanya muncul ketika pertandingan berlangsung atau ketika medali berhasil diraih.

Sikap memberikan perhatian secara langsung kepada atlet, mengenal perjuangan mereka, serta membangun komunikasi menjadi bagian penting dari dukungan tersebut.

Dalam welcoming ceremony Asian Para Games di Nagoya, 17 Oktober 2026, Teguh juga tampil mewakili kontingen Indonesia ketika menjelaskan makna tiga gunungan yang diberikan kepada tuan rumah Jepang. Simbol tersebut menggambarkan harapan agar atlet Indonesia mencapai prestasi tertinggi, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara NPC Indonesia, CdM, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Ia menyampaikan bahwa koordinasi dan kerja sama menjadi kunci untuk mencapai target bersama.

Hasilnya, Indonesia menutup Asian Para Games 2026 dengan pencapaian membanggakan. Kontingen Merah Putih meraih 15 medali emas, 21 perak, dan 37 perunggu, atau total 73 medali. Indonesia menempati peringkat kedelapan klasemen akhir, sekaligus melampaui target awal tujuh medali emas.

Prestasi tersebut menjadi bukti kerja keras para atlet, pelatih, ofisial, NPC Indonesia, dan seluruh unsur pendukung kontingen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

IQAir Catat Polusi Udara Jakarta Hari Ini Tinggi

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
IQAir Catat Polusi Udara Ja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.