Wali Kota Bandung Sebut Sekolah Swasta Jadi Mitra Strategis Perluas Akses Pendidikan
Sabtu, 31 Okt 2026, 11:10 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kota Bandung
BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sekolah swasta untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak di Kota Bandung. Keberadaan sekolah swasta dinilai menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan yang bersama-sama mendukung pemenuhan kebutuhan layanan pendidikan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Farhan pada kegiatan Pemilihan Ketua Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SD Swasta Kota Bandung Periode 2027–2030 di Pendopo Kota Bandung, Jumat, (30/10).
Menurut Wali Kota Farhan, kebutuhan layanan pendidikan tidak mungkin sepenuhnya dipenuhi hanya melalui penyelenggaraan sekolah negeri. Karena itu, sekolah swasta perlu dipandang sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan semakin banyak anak memperoleh kesempatan untuk mengenyam pendidikan.
“Kami berkeyakinan kolaborasi antara pemerintah dan sekolah swasta diperlukan untuk memastikan semakin banyak anak mendapatkan akses pendidikan. Kita membutuhkan sekolah swasta,” ujar Wali Kota Farhan.
Ia menyebutkan, terdapat 213 SD swasta di Kota Bandung. Dengan asumsi rata-rata 200 siswa per sekolah, keberadaan sekolah-sekolah tersebut diperkirakan melayani sekitar 40.000 peserta didik.
Kontribusi tersebut menunjukkan besarnya peran sekolah swasta dalam mendukung layanan pendidikan di Kota Bandung. Selain membantu memperluas kapasitas layanan pendidikan, keberadaan sekolah swasta juga memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing keluarga.
“Kalau semuanya 100 persen ditanggung pemerintah, sulit bagi kita mencapai target wajib belajar 12 tahun,” ungkap dia.
Wali Kota Farhan juga menyoroti persoalan anak tidak sekolah (ATS) yang masih menjadi perhatian bersama. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, terdapat sekitar 7.800 anak di Kota Bandung yang belum mengakses pendidikan.
Untuk memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak tersebut, Pemkot Bandung mendukung pengembangan program Sekolah Rakyat. Saat ini, Kota Bandung telah memiliki Sekolah Rakyat sementara yang dikelola Kementerian Sosial.
Selain itu, pemerintah merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Gedebage di atas lahan seluas lima hektare dengan dukungan pemerintah pusat.
Menurut Wali Kota Farhan, upaya memperluas akses pendidikan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur penyelenggara pendidikan. Sekolah negeri, sekolah swasta, dan Sekolah Rakyat memiliki peran yang saling melengkapi dalam memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak.
“Oleh karena itu, integrasi sistem sekolah negeri, sekolah swasta, dan sekarang ada Sekolah Rakyat merupakan integrasi yang tidak bisa kita abaikan lagi,” tutur dia.
Ia juga mengapresiasi para kepala sekolah dasar swasta yang tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan pengajaran, tetapi juga mengemban tanggung jawab dalam mengelola satuan pendidikan.
Wali Kota Farhan berharap FKKS SD Swasta Kota Bandung dapat terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, sehingga kontribusi sekolah swasta dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar semakin optimal.
Melalui sinergi tersebut, Pemkot Bandung berharap kapasitas layanan pendidikan dapat terus diperkuat dan semakin banyak anak memperoleh kesempatan untuk mengakses pendidikan yang layak. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!