Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Majukan Pencak Silat Indonesia ke Panggung Dunia, Pagar Nusa & Tapak Suci Didorong Berkolaborasi Perkuat Prestasi

1 Minggu, 01 Nov 2026, 18:59 WIB | Oleh:
Majukan Pencak Silat Indonesia ke Panggung Dunia, Pagar Nusa & Tapak Suci Didorong Berkolaborasi Perkuat Prestasi Majukan Pencak Silat Indonesia ke Panggung Dunia, Pagar Nusa & Tapak Suci Didorong Berkolaborasi Perkuat Prestasi Doc: ANTARA/ Putra M.Akbar
Ket. Pesilat memperagakan jurus saat Gebyar Pencak Silat Benteng Pelajar 2026 di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Banten, Rabu (21/10).

JAKARTA - Organisasi otonom dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, Pagar Nusa dan Tapak Suci, didorong untuk memperkuat sinergi dalam memajukan pencak silat Indonesia di panggung dunia.

Ketua Umum PP Pagar Nusa Muchamad Nabil Haroen mengatakan kendati memiliki akar tradisi dan latar belakang organisasi yang berbeda, kedua perguruan silat tersebut memiliki tanggung jawab yang sama dalam membentuk generasi berkarakter, sekaligus mengembangkan pencak silat hingga ke tingkat dunia.

“Pagar Nusa dan Tapak Suci memiliki akar tradisi yang berbeda, tetapi dipertemukan oleh cita-cita yang sama yakni membentuk manusia yang kuat secara fisik, matang secara spiritual, dan luhur akhlaknya,” ujar Nabil Haroen dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/11).

Ajakan itu disampaikan Nabil Haroen saat menghadiri pelantikan Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah periode 2026–2031. Kepengurusan baru Tapak Suci dipimpin oleh Afnan Hadikusumo.

Nabil menegaskan perbedaan identitas perguruan tidak semestinya menjadi penghalang untuk membangun kerja sama.

Sebaliknya, kata dia, keberagaman tradisi pencak silat merupakan kekayaan yang dapat menjadi modal penting dalam memperkuat persatuan dan mengembangkan prestasi olahraga bela diri asli Indonesia tersebut.

Nabil juga mengapresiasi tema pelantikan "Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri & Mendunia".

Menurutnya, tema tersebut mencerminkan tantangan yang dihadapi organisasi pencak silat saat ini yakni bagaimana melakukan modernisasi tanpa tercerabut dari akar tradisi dan nilai-nilai yang membentuk identitasnya.

“Modernisasi bukan berarti meninggalkan tradisi. Justru tradisi harus menjadi fondasi bagi kemajuan,” katanya.

Nabil mengingatkan pencak silat tidak boleh dipahami sebatas olahraga bela diri, didalamnya terdapat pendidikan karakter, pengendalian diri, penghormatan terhadap sesama, serta nilai-nilai kemanusiaan yang harus terus diwariskan kepada generasi muda.

“Pendekar sejati bukanlah mereka yang paling ditakuti, tetapi mereka yang paling mampu menjaga nilai, martabat, dan kemanusiaan,” ucapnya.

Karena itu Nabil berharap hubungan Pagar Nusa dan Tapak Suci dapat dikembangkan melalui kerja sama yang lebih konkret, terutama dalam pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih, penguatan kelembagaan, serta pengembangan pencak silat Indonesia di tingkat internasional. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Gunung Ibu Erupsi Semburkan...

Akhirnya Kemenangan Itu Datang Juga bagi PSIM Yogyakata

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Akhirnya Kemenangan Itu Dat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.