Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

IQAir Catat Polusi Udara Jakarta Hari Ini Tinggi

1 Minggu, 01 Nov 2026, 19:05 WIB | Oleh:
IQAir Catat Polusi Udara Jakarta Hari Ini Tinggi IQAir Catat Polusi Udara Jakarta Hari Ini Tinggi Doc: IQAir

JAKARTA - Warga Jakarta perlu meningkatkan kewaspadaan, terhadap polusi udara di ibu kota pada hari ini, Minggu (1/11). Melansir data IQAir pukul 05.00 WIB, kualitas udara Jakarta, kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif dengan indeks mencapai 140.

"Tingginya konsentrasi partikel halus PM2.5 yang tercatat sebesar 51,5 mikrogram per meter kubik. Angka ini setara 10,3 kali lipat dari nilai panduan kualitas udara tahunan yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)," kata laporan data IQAir pada laman resminya, Minggu.

IQAir menjelaskan, PM2.5 merupakan partikel polutan berukuran sangat kecil, yakni kurang dari 2,5 mikrometer. Partikel tersebut, dapat berasal dari berbagai sumber pencemaran, seperti debu, asap, dan jelaga yang tersebar di udara.

"Paparan PM2.5 dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan. Risiko tersebut menjadi perhatian khusus bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit jantung maupun gangguan paru-paru kronis," ucap keterangan IQAir.

Seiring kondisi tersebut, kelompok masyarakat yang rentan disarankan membatasi kegiatan di luar ruangan. Jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dianjurkan.

Selain itu, masyarakat disarankan menutup jendela ketika udara luar sedang tercemar dan menggunakan alat penyaring udara di dalam ruangan. Langkah tersebut, bertujuan mengurangi paparan partikel polutan yang masuk ke lingkungan tempat tinggal.

Dalam pemeringkatan kualitas udara sejumlah kota di Indonesia pada waktu pemantauan tersebut, Jakarta menempati posisi keempat dengan kondisi terburuk. Jakarta berada di bawah Palembang dengan indeks 175, Tangerang 163, serta Tangerang Selatan yang mencatat angka 152.

Di tengah persoalan polusi tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kualitas udara. Salah satu inisiatif yang diperkenalkan adalah gerakan kolaboratif #SatuLangkahDulu yang mengajak warga memulai kebiasaan ramah lingkungan dari lingkungan masing-masing.

Pemprov Jakarta juga berupaya, menekan emisi kendaraan bermotor dengan mendorong masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Kebijakan tersebut, antara lain dilakukan melalui penyelenggaraan Car Free Day di kawasan Jalan HR Rasuna Said serta Sudirman-Thamrin.

Melalui berbagai program, pemerintah daerah berupaya membangun kesadaran kolektif untuk mengurangi sumber pencemaran udara di Ibu Kota. Partisipasi masyarakat, perubahan kebiasaan transportasi, serta upaya pengendalian emisi menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya lingkungan Jakarta yang lebih bersih. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Gunung Ibu Erupsi Semburkan...
Olahraga
Akhirnya Kemenangan Itu Dat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.