Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

1 Minggu, 01 Nov 2026, 15:30 WIB | Oleh:
Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS Doc: ShopeePay
Ket. Pembeli sedang bertransaksi dengan menggunakan standar QR code pembayaran QRIS.

JAKARTA — Kemudahan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) membuat transaksi sehari-hari semakin praktis. Cukup dengan memindai kode QR, masyarakat dapat membayar berbagai kebutuhan, mulai dari makanan, transportasi, hingga belanja kebutuhan rumah tangga.

Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang baik. Transaksi bernilai kecil yang dilakukan berulang kali berpotensi membuat pengeluaran membengkak tanpa disadari, terutama jika tidak disertai pencatatan dan pengaturan anggaran.

Karena itu, pengguna QRIS perlu membangun kebiasaan mengelola pengeluaran agar kemudahan pembayaran digital tidak membuat kondisi keuangan menjadi sulit dikendalikan.

Ada sejumlah langkah sederhana yang dapat diterapkan untuk menjaga pengeluaran tetap sesuai anggaran menurut Shopee Pay.

1. Bedakan kebutuhan dan keinginan

Langkah pertama adalah membiasakan diri membedakan kebutuhan dan keinginan sebelum melakukan transaksi. Kemudahan pembayaran QRIS terkadang membuat seseorang lebih mudah mengambil keputusan membeli sesuatu tanpa mempertimbangkan urgensinya.

Padahal, menentukan prioritas pengeluaran dapat membantu menjaga kondisi keuangan tetap sehat.

Sebagai contoh, ketika membeli makan siang, kebutuhan utamanya adalah memenuhi kebutuhan makan. Namun, pilihan tempat makan dan menu dapat disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

Memilih makanan dengan harga lebih terjangkau sesekali dapat memberikan ruang bagi anggaran untuk kebutuhan lainnya. Dengan demikian, masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa mengabaikan prioritas keuangan.

2. Tetapkan anggaran harian dan pisahkan saldo transaksi

Pengeluaran kecil yang dilakukan berkali-kali dapat terakumulasi menjadi jumlah yang cukup besar. Karena itu, pengguna QRIS disarankan menetapkan batas pengeluaran harian atau mingguan untuk berbagai kebutuhan, seperti makan, transportasi, dan hiburan.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menyiapkan saldo digital khusus untuk transaksi QRIS sesuai anggaran yang telah ditentukan.

Dengan memisahkan saldo tersebut dari dana untuk kebutuhan lainnya, pengguna dapat lebih mudah memantau jumlah uang yang sudah digunakan dan sisa anggaran yang tersedia.

Cara ini juga membantu mencegah penggunaan dana secara berlebihan karena pengguna memiliki batas pengeluaran yang lebih jelas.

3. Rutin memeriksa riwayat transaksi

Langkah berikutnya adalah memeriksa riwayat transaksi secara berkala. Kebiasaan ini penting untuk mengetahui ke mana uang dibelanjakan sekaligus mengidentifikasi pengeluaran yang sebenarnya dapat dikurangi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Staf PBB Tewas dalam Tahana...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.