Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

YKI Ajak Perempuan Bogor Rutin Periksa Payudara

1 Minggu, 01 Nov 2026, 16:22 WIB | Oleh:
YKI Ajak Perempuan Bogor Rutin Periksa Payudara YKI Ajak Perempuan Bogor Rutin Periksa Payudara Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Bogor
Ket. Peserta Pink Run 2026 di Kawasan Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/10).

KOTA BOGOR -- Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Bogor, Jawa Barat, mengajak perempuan meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan payudara secara rutin untuk mendeteksi kanker sejak dini.

Ketua YKI Cabang Kota Bogor Yantie Rachim di Bogor, Minggu, mengatakan ajakan tersebut disampaikan melalui kegiatan Pink Run 2026 pada 31 Oktober 2026, yang melibatkan 1.350 peserta dari kalangan penyintas kanker, masyarakat umum, dan komunitas lari.

"YKI Kota Bogor ingin deteksi dini menjadi gerakan bersama, bukan sekadar imbauan. Kami sengaja membuat Pink Run gratis dan terbuka untuk semua," kata Yantie.

Menurut dia, gerakan tersebut dilatarbelakangi kepedulian terhadap kasus kanker payudara yang masih banyak ditemukan ketika sudah memasuki stadium lanjut, sehingga diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan sejak dini.

Ia menjelaskan deteksi dini menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan kanker payudara.

"Kami ingin ibu-ibu, remaja putri, keluarga, hingga komunitas lari, datang dan bergerak bersama. Setiap langkah ini adalah pesan bahwa perempuan Bogor peduli pada kesehatannya. Lari hari ini, periksa hari ini, peduli setiap hari," ujarnya.

Kegiatan Pink Run 2026 berlangsung di kawasan Lapangan Sempur hingga Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor dengan mengusung tema "Ribuan Langkah untuk Perempuan Lebih Sehat, Lebih Berdaya".

Kegiatan lari sejauh lima kilometer tersebut dimulai dari Taman Ekspresi, melintasi kawasan Lapangan Sempur, terowongan Jembatan Sempur, hingga kawasan SSA sebelum kembali ke titik awal.

Selain kegiatan olahraga, YKI bersama Dinas Kesehatan Kota Bogor dan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan payudara klinis (Sadanis) dan ultrasonografi (USG).

Pink Run juga menjadi puncak rangkaian Bulan Peduli Kanker Payudara 2026 setelah sebelumnya Dinas Kesehatan Kota Bogor menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di sejumlah wilayah pada 1–23 Oktober 2026.

Yantie menegaskan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kesadaran terhadap deteksi dini kanker, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada para penyintas dan pasien kanker.

"Kita peduli, kita hadir. Dan dari sini tidak ada seorang pun pejuang kanker yang berjuang sendirian," katanya.

Sementara itu Ketua Panitia Pink Run 2026 Annisa Nurditasari Hadiwinata mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana mengajak perempuan lebih aktif menjaga kesehatan sekaligus memberikan apresiasi kepada mereka yang telah berani menjalani pemeriksaan.

Menurut dia, kegiatan itu sejalan dengan empat pilar gerakan YKI yakni prevent, detect, support, dan empower, yang menekankan pentingnya pencegahan, deteksi dini, dukungan, serta pemberdayaan perempuan dalam menghadapi kanker.

"Itu juga sejalan dengan misi untuk perempuan lebih sehat, lebih berdaya," ujar Annisa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Staf PBB Tewas dalam Tahana...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.