Impor Garam Masih Jutaan Ton, Target Swasembada 2027 Butuh Perbaikan Mutu
Jumat, 30 Okt 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Yang harus dibangun itu ekosistem usaha garam yang mendukung, seperti tambak menghasilkan bahan baku lebih bersih, pengolah menaikkan mutu, pabrik mengikat pembelian atau kontrak kerja sama dengan koperasi petambak garam,” tuturnya.
KKP juga mendorong penguatan kelembagaan petambak melalui pengembangan korporasi dan peningkatan kompetensi. Skema intensifikasi tambak melalui koperasi disiapkan dengan melibatkan PT Garam maupun industri pengguna sebagai pembeli. Kontrak pembelian menjadi acuan mutu produksi, sedangkan koperasi membantu akses pembiayaan peralatan.
Dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2026, KKP mencantumkan anggaran 2,25 miliar rupiah untuk pengembangan tiga korporasi petambak garam dan 1,20 miliar rupiah untuk peningkatan kompetensi 100 petambak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!