Semarang Adopsi Flood-Eye Berbasis AI untuk Deteksi Dini Banjir
Kamis, 29 Okt 2026, 16:30 WIB | Oleh: Haryo BronoInformasi tersebut dapat digunakan BPBD untuk menilai tingkat bahaya dan menentukan langkah berikutnya, termasuk menyampaikan peringatan kepada masyarakat melalui sistem yang terhubung dengan WhatsApp.
Setelah penyerahan sistem, tim peneliti Koneksi akan memberikan pelatihan kepada organisasi perangkat daerah yang bertanggung jawab mengelola teknologi tersebut serta kepada masyarakat. Pelatihan ini ditujukan untuk mendukung pemanfaatan dan keberlanjutan sistem dalam jangka panjang.
Pemanfaatan Flood-Eye diharapkan melengkapi berbagai kanal penanganan banjir yang telah dimiliki Pemerintah Kota Semarang, termasuk Pantau Banjir, Lapor Semarang, dan layanan panggilan darurat 112. Melalui integrasi teknologi, koordinasi pemerintah, dan kesiapsiagaan warga, upaya mitigasi diharapkan dapat dilakukan lebih cepat ketika potensi banjir terdeteksi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!