Komputasi AI Mendunia, Kadin: Jangan Sampai RI Cuma Jadi Pasar
Rabu, 28 Okt 2026, 22:15 WIB | Oleh: Tim PenulisSebelumnya, Kadin Indonesia Institute meluncurkan Kadin AI Academy pada 20 Mei 2026 untuk membantu dunia usaha, tenaga kerja, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi AI.
Pentingnya penguatan keterampilan juga tercermin dalam laporan Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum yang memperkirakan sekitar 39 persen keterampilan inti pekerja secara global akan berubah atau menjadi tidak relevan selama periode 2025–2030.
Laporan tersebut menyebut kemampuan terkait AI dan data besar termasuk keterampilan yang kebutuhannya berkembang pesat, sementara kemampuan berpikir analitis, kreativitas, dan ketangguhan tetap dibutuhkan dunia kerja.
Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital pada 22 Oktober 2026 menyebut kapasitas pusat data Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 580 megawatt dan ditargetkan meningkat menjadi 1,3 gigawatt pada 2027–2028.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menekankan bahwa penambahan kapasitas pusat data perlu disertai penguatan kemampuan komputasi, riset, inovasi, dan penguasaan teknologi strategis agar Indonesia memiliki peran lebih besar dalam ekosistem AI global.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!