Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Masuk Bursa Calon Pimpinan WHO, Pesaing Kuat Budi Gunadi

📅 Kamis, 08 Okt 2026, 14:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Masuk Bursa Calon Pimpinan WHO, Pesaing Kuat Budi Gunadi Doc: Newsweek
Ket. Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus akan mengakhiri masa jabatannya pada 15 Agustus 2027

BEIJING - Tiongkok menominasikan seorang kandidat untuk memimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Kamis (8/10), sebuah langkah yang dapat membuat Beijing memperluas pengaruhnya atas badan internasional tersebut setelah Amerika Serikat keluar tahun ini.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning mengatakan, Beijing mengajukan Dr. Song Li untuk posisi Direktur Jenderal WHO, dan menambahkan bahwa nominasi tersebut "menunjukkan dukungan kuat Tiongkok terhadap multilateralisme" dan "akan membantu organisasi tersebut memainkan peran yang lebih aktif dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan seluruh umat manusia".

Menurut situs web Health Policy Watch, Song adalah seorang pejabat senior Partai Komunis Tiongkok yang pernah mencalonkan diri sebagai Direktur Regional untuk Kantor Regional Pasifik Barat (WPRO) WHO pada tahun 2023, namun gagal. 

Di negaranya, Song menjabat Direktur Jenderal Departemen Kesehatan Wanita dan Anak di Komisi Kesehatan Nasional. Ia juga telah menjadi anggota beberapa komite teknis WHO yang terkait dengan kesehatan ibu dan bayi baru lahir.  

Pada saat kampanye WPRO RD tahun 2023, ia digambarkan sebagai sosok yang "profesional namun tenang" oleh veteran kesehatan global Mukesh Kapila, dalam analisis Health Policy Watch tentang kampanye pemilihan tersebut. 

Sebelumnya, enam kandidat telah masuk dalam daftar calon yang akan bersaing memperebutkan jabatan direktur jenderal WHO, menurut informasi dari situs web organisasi tersebut. Salah satunya ialah Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.

Dalam proses seleksi jabatan dirjen baru WHO itu, Budi Gunadi akan bersaing dengan mantan direktur Regional WHO untuk Eropa Hans Kluge asal Belgia; mantan menteri kesehatan Qatar Hanan Al-Kuwari; Direktur Regional WHO untuk Mediterania Timur Hanan Balkhy; dokter onkologi anak asal Botswana Gevorg Tamamyan; serta Direktur Departemen Kesehatan Masyarakat, Lingkungan, dan Feterminan Sosial Kesehatan WHO Maria Neira asal Spanyol.

Dengan dinominasikannya Song sebagai kandidat dari Tiongkok, maka total jumlah kandidat untuk posisi dirjen WHO tahun 2027 menjadi tujuh calon.  

Dirjen WHO saat ini, Tedros Adhanom Ghebreyesus, akan mengakhiri masa jabatannya pada 15 Agustus 2027. Selama masa jabatannya, Ghebreyesus menghadapi pandemi virus COVID-19, wabah Ebola, dan wabah mpox.

Dirjen berikutnya akan ditunjuk pada Sidang ke-80 Majelis Kesehatan Dunia, yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027, demikian menurut situs web organisasi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Luar Negeri
Tiongkok Masuk Bursa Calon ...
Advertisement
Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.