150 UKM Perkuat Eksistensi Pathuk sebagai Sentra Bakpia Yogyakarta
Senin, 26 Okt 2026, 17:30 WIB | Oleh: Eko S
Doc: Dok. Istimewa
YOGYAKARTA—Sebanyak 150 pelaku usaha bakpia di kawasan Pathuk, Ngampilan, memperkuat eksistensi kawasan tersebut sebagai sentra bakpia Yogyakarta melalui Bakpia Day #14. Momentum ini dinilai semakin penting di tengah berkembangnya usaha bakpia di berbagai wilayah di luar Pathuk.
Puluhan ribu bakpia disiapkan para pelaku UKM untuk dibagikan kepada masyarakat dalam rangkaian Bakpia Day #14. Tahun ini jumlahnya mencapai sekitar 27.000 buah, meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu yang sekitar 15.000 bakpia.
Ketua Panitia Bakpia Day #14 Dimaz Arifin Hamsyah mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk kembali menegaskan identitas Pathuk sebagai salah satu pusat industri bakpia di Kota Yogyakarta.
“Tujuan adalah mengenalkan Ngampilan khususnya Pathuk merupakan sentra industri bakpia dan bisa menjadi tujuan utama saat berkunjung ke Kota Yogyakarta,” papar Dimaz.
Menurut dia, pembagian puluhan ribu bakpia kepada masyarakat juga menjadi sarana untuk memperkenalkan cita rasa khas Bakpia Pathuk. Bakpia tersebut dibagikan melalui sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari rayahan gunungan, Andum Rasa, hingga podcast.
Lurah Ngampilan Istikhomah mengatakan Bakpia Day selama ini mendapat dukungan dari para pengusaha bakpia. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak terhadap perkembangan usaha bakpia di kawasan Pathuk.
"Event rutin ini disupport dari para pengusaha bakpia. Harapannya bakpia ini menjadi titik ungkit bagi seluruh pengusaha bakpia.Bakpia tetap menjadi oleh-oleh khas dari Yogyakarta dan Bakpia Pathuk semakin ramai. Ngampilan terkenal dengan Pathuk. Jadi kalau orang bilang bakpia adalah Pathuk, Ngampilan itu adalah Pathuk," terangnya.
Selain mengangkat industri bakpia, Bakpia Day #14 juga membawa pesan keberagaman masyarakat Ngampilan. Hampir 1.000 warga dari 13 RW mengikuti karnaval di sepanjang Jalan KS Tubun, Sabtu (24/10/2026).
Setiap kontingen menampilkan kesenian yang merepresentasikan beragam budaya dan suku, antara lain Jawa, Tionghoa, Betawi, Bali, Sunda, Sasak, dan Minangkabau. Dua gunungan lanang dan wadon yang disusun dari ribuan bakpia turut diarak, disertai atraksi naga dan barongsai.
"Bakpia Day yang ke-14 dengan tema Authentic Taste Of Pathuk, artinya kita tidak hanya mengangkat rasa bakpia manis, cokelat, kumbu. Tapi juga mengangkat taste itu rasa kebersamaan masyarakat Ngampilan. Maka dari tiga belas RW ini mewakili suku-suku di Ngampilan," kata Istikhomah ditemui usai karnaval Bakpia Day.
Bakpia Day #14 yang mengusung tema Authentic Taste Of Pathuk tersebut sekaligus menjadi salah satu kegiatan pendukung HUT ke-270 Kota Yogyakarta. Meski hujan sempat turun, karnaval tetap berlangsung dari Jalan KS Tubun hingga kawasan bekas pabrik tegel di Pathuk, Ngampilan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!