Mentan Siapkan Bantuan Pompa dan Benih untuk Petani Lampung
Senin, 26 Okt 2026, 17:57 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Kementan
PRINGSEWU - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyiapkan bantuan benih gratis dan tiga pompa air untuk petani Pringsewu, Lampung. Bantuan tersebut ditujukan untuk menangani 300 hektare lahan puso akibat kekeringan, Minggu (25/10).
Amran menyampaikan bantuan tersebut saat berdialog dengan petani dalam puncak peringatan Hari Tani Nasional di Pringsewu. Ia meminta jajaran teknis Kementerian Pertanian segera memeriksa kebutuhan petani dan mempercepat penyaluran bantuan.
“Kami ingin menyelesaikan persoalan petani. Apa yang bisa kita bantu, kita tindak lanjuti. Ini untuk petani, dan jangan sampai mereka kesulitan menjalankan usaha taninya,” ujar Amran.
Selain bantuan benih dan pompa, Amran meminta jajarannya mengkaji pemanfaatan pompa berkapasitas besar untuk mengalirkan air ke persawahan. Ia juga berencana berkoordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum guna mempercepat penanganan persoalan irigasi.
“Untuk 300 hektare lahan puso di Kabupaten Pringsewu, kita beri benih gratis. Kita siapkan tiga unit pompa,” kata Amran.
Dalam pertemuan tersebut, Amran juga menerima aspirasi buruh tani penanam padi atau tukang tandur. Mereka menyampaikan bahwa selama ini mengandalkan upah menanam karena tidak memiliki sawah sendiri.
Amran mengatakan regulasi bantuan alat dan mesin pertanian telah diubah agar kelompok tukang tandur dapat mengakses bantuan pemerintah. Ia meminta para buruh tanam membentuk kelompok agar pengajuan bantuan dapat diproses secara terorganisasi.
“Kami sudah mengubah regulasi. Tukang tandur di seluruh Indonesia bisa menerima bantuan alat dan mesin pertanian dari pemerintah. Dulu mereka tidak bisa terima bantuan, sekarang sudah bisa,” ucap dia.
Amran juga menyatakan akan menyediakan lima traktor tangan bagi lima kelompok tukang tandur yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Setiap kelompok direncanakan menerima satu unit traktor untuk mendukung kegiatan pertanian.
“Nanti, khusus untuk buruh tandur, berkelompok. Ini ada 100, berarti kami berikan traktor lima. Satu kelompok, satu unit,” ujar Amran.
Ia menegaskan setiap keluhan petani perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lapangan dan koordinasi antarlembaga. Menurut dia, dukungan pemerintah harus menjawab kebutuhan petani agar kegiatan produksi dapat kembali berjalan.
“Gak boleh ada yang menyakiti rakyat, itu perintah Bapak Presiden. Nggak boleh disakiti apa lagi di sektor pertanian,” kata Amran.
Kementerian Pertanian menindaklanjuti aspirasi petani melalui dukungan benih, sarana pengairan, dan alat mesin pertanian. Penyaluran bantuan diharapkan membantu pemulihan lahan terdampak sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!