Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
📅 Senin, 19 Okt 2026, 10:24 WIB | Oleh: Tim RedaksiASAKI menilai kebijakan HGBT harus dilihat sebagai investasi strategis negara dalam menciptakan nilai tambah industri, meningkatkan daya saing produk nasional, memperluas investasi, dan menciptakan lapangan kerja sehingga sangat dibutuhkan kehadiran Pemerintah dalam menjamin availability, affordability, dan reliability gas harus terjaga.
"Kebijakan perpanjangan HGBT sudah sangat tepat dan Kepmen ESDM No. 281K/2026 sudah baik, namun implementasinya tidak sesuai harapan," tulis ASAKI.
Pembatasan pemanfaatan gas HGBT sejak September hingga sekarang merupakan pukulan telak dan langkah mundur bagi Industri Keramik Nasional yang seharusnya sedang berada di zona ekspansif. Kondisi pasokan gas saat ini malah memaksa penurunan tingkat utilisasi produksi keramik dan menyebabkan wait and see untuk kelanjutan ekspansi tersebut.
Jika tidak ada solusi dalam waktu dekat, maka PHK karyawan akan kembali mengancam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!