Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Dorong Penguatan Ketahanan Siber Usai Serangan di Jepang

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 01:00 WIB | Oleh:
DPR Dorong Penguatan Ketahanan Siber Usai Serangan di Jepang Doc: istimewa
Ket. Keamanan Digital

Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mendorong penguatan keamanan dan ketahanan siber nasional menyusul serangkaian serangan siber yang menimpa sejumlah perusahaan dan penyedia layanan digital di Jepang.

Dikutup dari Antara, Sukamta menilai Indonesia perlu meningkatkan ketahanan siber agar sistem dan layanan digital tetap berfungsi ketika terjadi serangan atau gangguan.

“Kalau ada sistem yang berhasil diserang, dampaknya harus bisa dibatasi dan pelayanannya segera dipulihkan. Jangan sampai satu serangan melumpuhkan banyak layanan sekaligus,” kata Sukamta di Jakarta, Selasa (13/10).

Ia menyoroti ketergantungan perusahaan dan lembaga pada penyedia infrastruktur digital yang sama. Kondisi tersebut berisiko membuat gangguan pada satu penyedia berdampak luas terhadap banyak pengguna.

Karena itu, keamanan infrastruktur digital strategis, kemampuan mendeteksi dan menangani serangan, serta kesiapan sistem cadangan dan pemulihan layanan perlu diperkuat. Pengembangan tenaga ahli keamanan siber dan latihan menghadapi serangan berskala besar juga dinilai penting.

“Kita punya banyak sektor penting yang sekarang sangat bergantung pada sistem digital, mulai dari telekomunikasi, energi, perbankan, transportasi, kesehatan, sampai pelayanan pemerintahan. Semua harus punya kesiapan yang baik,” ujarnya.

Menurut Sukamta, serangan siber di Jepang menjadi peringatan bahwa kemajuan teknologi dan infrastruktur digital tidak serta-merta membuat suatu negara terbebas dari ancaman siber.

“Serangan siber sekarang bukan hanya soal pencurian data atau gangguan komputer. Dampaknya bisa merembet ke kegiatan industri, distribusi barang, transaksi ekonomi, bahkan pelayanan publik. Kita harus benar-benar menyiapkan diri menghadapi ancaman seperti ini,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan keamanan dan ketahanan siber membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keamanan siber, operator infrastruktur, dunia usaha, dan perguruan tinggi.

Sukamta menegaskan bahwa digitalisasi perlu terus didorong karena manfaatnya bagi pembangunan nasional. Namun, meningkatnya ketergantungan pada teknologi digital harus diimbangi dengan perlindungan yang memadai agar infrastruktur tetap aman, tangguh menghadapi serangan, dan mampu memulihkan layanan dengan cepat ketika terjadi gangguan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Bank Jakarta Biayai Infrast...
Megapolitan
Obligasi Daerah Dirilis Dua...
Luar Negeri
Warga Lokal Harus Dilibatka...
Luar Negeri
IMF Peringatkan Negara Misk...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.