Ijazah Tertahan Tak Lagi Masalah, Pemko Medan Siapkan Bantuan Tebus Ijazah demi Putus Kemiskinan
📅 Senin, 12 Okt 2026, 02:19 WIB | Oleh: AlfredMEDAN - Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Roy Fachraby Ginting menilai program Tebus Ijazah yang digagas Pemerintah Kota Medan sebagai langkah strategis dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Ijazah merupakan dokumen penting bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja," ujar Roy Fachraby di Medan, Minggu (11/10).
Ia mengatakan program tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan terkait mengembangkan potensi diri, membentuk kepribadian, serta mempersiapkan generasi muda agar mandiri dan mampu menjalani kehidupan.
Menurut dia, program yang tengah digalakkan pemerintah kota setempat dapat mendorong generasi bangsa yang kesulitan dalam perekonomian untuk melanjutkan kehidupan lebih baik.
"Akses terhadap ijazah dapat membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk melanjutkan sekolah atau mendapatkan pekerjaan yang layak, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga," kata dia.
Oleh karena itu, ia mengapresiasi pemerintah kota setempat yang telah mengagas program tersebut untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Namun, ia meminta agar program yang menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dengan meningkatkan pengawasan secara transparan sehingga tepat sasaran.
"Jangan sampai program ini dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu untuk menjadi ladang transaksional. Kalau itu sampai terjadi, maka nama baik Wali Kota Medan juga yang akan jelek," sebut dia.
Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara menargetkan 1.000 orang penerima manfaat bantuan program Tebus Ijazah dalam meringankan beban masyarakat terkendala biaya pendidikan.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengatakan kebijakan tersebut merupakan komitmen pemerintah kota setempat untuk meningkatkan pendidikan di wilayah itu.
"Ijazah itu selanjutnya dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan maupun keperluan lain setelah menyelesaikan sekolah," ujar Rico Waas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!