Bukan Lagi Pekerja Rendah, RI Dorong Penempatan PMI Terampil ke UEA
📅 Rabu, 14 Okt 2026, 14:48 WIB | Oleh: Tim RedaksiPendekatan ini disebut gastro-labor diplomacy, diplomasi ketenagakerjaan yang terintegrasi dengan sektor hospitality.
"Pendekatan ini dapat membuka akses pasar kerja sekaligus memperluas kesempatan Pekerja Migran Indonesia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri di negara tujuan," ujar Mukhtarudin.
Pelindungan Berbasis Data
Di balik angka penempatan, ada angka pelindungan yang tak kalah penting:
- 9.566 keberangkatan non-prosedural dicegah
- 2.657 aduan PMI ditangani
- 20 P3MI bermasalah ditindak
- 8.607 laporan atau sekitar 63% dari total 13.657 laporan konten terkait penempatan PMI ditindaklanjuti bersama Kementerian Komunikasi dan Digital selama Januari hingga 30 September 2026
- 17 shelter aktif disiapkan untuk PMI darurat
Kementerian P2MI juga mengandalkan SISKOP2MI untuk layanan terpadu, mulai dari info lowongan, pendaftaran dan seleksi, dokumen penempatan, hingga penanganan masalah dan kepulangan.
Untuk pendataan pekerja nonprosedural, dikembangkan Halo Migran, yang sebelumnya menjadikan Malaysia sebagai proyek percontohan.
Menteri Mukhtarudin menegaskan pelindungan harus menyeluruh: sebelum berangkat, selama bekerja, hingga setelah pulang.
Pra-penempatan lewat sosialisasi migrasi aman, pengawasan ruang digital, pemetaan peluang kerja, dan pelatihan sesuai pasar global. Selama bekerja lewat mediasi, advokasi, bantuan hukum, dan layanan kekonsuleran. Setelah pulang lewat fasilitasi pemulangan, pemberdayaan purna-PMI, dan reintegrasi sosial.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!