Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komisi VII DPR Kunjungi Kota Tua dan Minta Pemda Optimalkan Perawatan

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 15:51 WIB | Oleh:
Komisi VII DPR Kunjungi Kota Tua dan Minta Pemda Optimalkan Perawatan Doc: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Ket. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati saat kunjungan kerja ke Museum Sejarah Jakarta di Kota Tua, Jakarta, Rabu (14//10).

JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati bersama sejumlah Anggota Komisi VII DPR RI mengunjungi kawasan wisata Kota Tua, Jakarta, Rabu, guna meninjau kondisi lokasi bersejarah itu sekaligus meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk mengoptimalkan perawatan gedung-gedung dan koleksi yang ada.

Menurut dia, koleksi-koleksi barang bersejarah yang ada di kawasan Kota Tua beserta gedung-gedungnya berasal dari ratusan tahun lalu, yang tentunya harus dijaga dengan baik. Terlebih lagi, Kota Tua memiliki potensi wisata yang luar biasa karena bisa menarik turis mancanegara.

"Sangat-sangat kami sayangkan masih jarang ya wisatawan terutama bahkan masyarakat Jakarta-nya sendiri pun itu jarang mengunjungi. Jadi, kita ini sebenarnya mau melihat apa potensi yang ada dan sangat menyenangkan sebenarnya," kata Saraswati di Museum Seni Rupa dan Keramik, Kota Tua, Jakarta.

Dengan peninjauan itu, dia mengatakan Komisi VII DPR RI akan mencatat hal-hal yang perlu dioptimalkan lagi dan mengkoordinasikannya dengan pemerintah pusat.

Namun, dia menilai bahwa sebenarnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki anggaran yang sangat besar, bahkan bisa lebih besar dibandingkan kementerian.

"Karena kalau kita lihat museum-museum sejarah di mancanegara ya, di luar negeri, itu banyak sekali mereka menaruh perhatian pada perawatan," katanya.

Dengan demikian, dia pun menginginkan agar museum-museum atau cagar budaya yang ada di Jakarta, baik di bawah kementerian atau pemerintah daerah, untuk bisa terus meningkatkan daya tarik, khususnya bagi generasi muda.

Adapun pada saat kunjungan, para Anggota Komisi VII DPR RI mengunjungi Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta. Di museum itu, mereka didampingi oleh tour guide yang menjelaskan barang-barang, koleksi, serta cerita yang berkaitan dengan gedung itu serta sejarah berdirinya Kota Jakarta.

Mereka juga sempat mengunjungi penjara bawah tanah yang ada di museum tersebut, yang dulunya digunakan oleh pemerintah Hindia Belanda.

Selain itu, mereka juga mengunjungi Cafe Batavia selaku restoran yang sudah cukup lama berdiri di kawasan itu.

Dan yang terakhir, mereka pun mengunjungi Museum Seni Rupa dan Keramik yang berada di area timur Kota Tua. Di museum itu, para anggota meninjau barang-barang keramik bersejarah, termasuk keramik-keramik kuno yang berasal dari harta kapal tenggelam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Inggris Tolak Tekanan Uni E...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.