Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampus dan Pemerintah Bersinergi Menjaga Kebersihan Sungai Code

📅 Jumat, 09 Okt 2026, 16:45 WIB | Oleh:
Kampus dan Pemerintah Bersinergi Menjaga Kebersihan Sungai Code Doc: Dok. Pemkot Yogyakarta

YOGYAKARTA — Kebiasaan membuang sampah sembarangan masih menjadi tantangan dalam menjaga kebersihan sungai di Kota Yogyakarta. Untuk mengatasinya, edukasi yang dilakukan secara konsisten perlu dibarengi dengan keteladanan dan aksi nyata agar masyarakat terbiasa menjaga lingkungan.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menekankan pentingnya membangun kesadaran warga melalui pendekatan berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kerja bakti membersihkan bantaran Sungai Code di kawasan Taman Perwira, Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan, Jumat (9/10).

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta sekaligus Dies Natalis ke-64 Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Puluhan civitas akademika UKDW bersama sejumlah instansi dan komunitas peduli sungai terlibat dalam aksi tersebut.

Hasto mengatakan, perubahan perilaku masyarakat membutuhkan proses panjang sehingga edukasi tidak boleh berhenti setelah kegiatan bersih-bersih selesai. Menurutnya, sampah yang kembali muncul harus ditangani sekaligus menjadi pengingat untuk terus menumbuhkan kesadaran warga.

“Kita harus mengedukasi warga terus, harus sabar. Mengubah perilaku itu tidak gampang. Ada sampah, dibersihkan lagi. Intinya mengedukasi terus kepada warga,” ungkapnya.

Ia menilai, imbauan menjaga kebersihan akan lebih efektif apabila disertai tindakan langsung. Melalui kerja bakti, masyarakat dapat melihat sekaligus mempraktikkan tanggung jawab bersama dalam merawat lingkungan.

“Kuncinya jangan membuang sampah sembarangan. Tetapi jangan hanya teori, kenyataannya harus mengedukasi dan dicontohkan secara konkret,” jelas Hasto.

Dalam kegiatan tersebut, Hasto turut turun ke aliran Sungai Code untuk membersihkan sampah. Plastik, potongan kayu, dan batu sisa material pembangunan ditemukan di lokasi dan menjadi bagian dari material yang dibersihkan.

Hasto mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut, mulai dari perwakilan Pemerintah Daerah DIY, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Brimob Polda DIY, Lanud Adisutjipto, civitas akademika UKDW, Rotary Club, hingga komunitas peduli sungai, termasuk KPS DAM Surokarsan.

Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi perwujudan budaya gotong royong yang perlu terus dipertahankan dalam kehidupan masyarakat.

"Autentiknya itu kita punya budaya gotong royong. Konkret-nya apa? Ya, konkret-nya hari ini. Gotong royong diimplementasikan untuk membersihkan sungai. Itulah filosofi yang kita usung pada hari jadi Kota Yogyakarta yang ke-270,” imbuhnya.

Sementara itu, Rektor UKDW Dr. Ing. Wiyatiningsih menjelaskan, aksi bersih-bersih sungai merupakan salah satu agenda Dies Natalis ke-64 UKDW. Sebelum kegiatan lapangan dilaksanakan, kampus tersebut telah mengadakan diskusi mengenai konservasi sungai sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

Wiyatiningsih mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta dan berbagai pihak yang berpartisipasi. Ia menegaskan, UKDW terbuka untuk melanjutkan kolaborasi dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.

“UKDW tidak hanya berhenti di sini. Kami siap untuk digandeng dalam kegiatan-kegiatan tentang lingkungan hidup. Kami ingin bergandengan tangan dan berkolaborasi secara pentaheliks untuk mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Nasional
Pemerintah Tetapkan Tarif P...
Advertisement
Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.