Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI Awasi Operasi Modifikasi Cuaca, Satu Ton NaCl Digunakan

📅 Jumat, 09 Okt 2026, 17:30 WIB | Oleh:
DPRD DKI Awasi Operasi Modifikasi Cuaca, Satu Ton NaCl Digunakan Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. DPRD DKI melakukan pengawasan OMC untuk memastikan penggunaan anggaran daerah dalam upaya mengatasi kekeringan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) berjalan optimal.

JAKARTA - Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth mengawal pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Pangkalan Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Jumat (25/9/2026). Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan penggunaan anggaran daerah dalam upaya mengatasi kekeringan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) berjalan optimal.

Kenneth, yang akrab disapa Bang Kent, mengatakan operasi tersebut dilaksanakan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Karena menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta, pelaksanaan OMC dinilai perlu mendapat pengawasan agar anggaran yang bersumber dari masyarakat digunakan secara tepat.

“OMC ini menggunakan dana APBD yang dihimpun dari uang rakyat. Kami harus memastikan pelaksanaannya berjalan sebaik-baiknya,” ujar Bang Kent dalam keterangan tertulis, beberapa waktu lalu.

Saat meninjau persiapan teknis, Kenneth turut memeriksa bahan semai yang digunakan untuk memicu pembentukan hujan. Dalam operasi pada hari tersebut, petugas menggunakan satu ton natrium klorida (NaCl) berbentuk bubuk atau powder, berbeda dari pelaksanaan pada hari-hari sebelumnya yang menggunakan NaCl cair.

Penggunaan bahan semai tersebut menjadi bagian dari upaya modifikasi cuaca untuk membantu meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah sasaran. Kenneth berharap pelaksanaan operasi dapat memberikan manfaat dalam menghadapi kekeringan sekaligus membantu mengurangi polusi udara di Jakarta.

“Harapannya, modifikasi cuaca bisa membantu mengatasi kekeringan sekaligus menekan polusi udara di Jakarta,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan DKI Jakarta tersebut.

Kenneth menjelaskan, pelaksanaan OMC di wilayah Jabodetabek telah berlangsung sejak 18 September 2026. Operasi yang dilaksanakan pada 25 September menjadi hari terakhir dalam rangkaian kegiatan tersebut karena BMKG memprediksi potensi pertumbuhan awan akan menurun mulai akhir pekan.

Penghentian operasi pada tanggal tersebut mengikuti perkiraan kondisi atmosfer yang menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan modifikasi cuaca. Dengan demikian, evaluasi terhadap hasil operasi dan potensi hujan di sejumlah wilayah menjadi bagian penting dalam melihat manfaat kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Marulitua Sijabat mengatakan OMC pada 18–25 September 2026 memiliki sejumlah tujuan. Selain menekan polusi udara dan mengupayakan hujan di Jakarta, operasi tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan ketersediaan air baku bagi PAM Jaya.

Menurut Marulitua, dampak modifikasi cuaca berpotensi terlihat dalam beberapa hari setelah pelaksanaan operasi. Namun, peluang hujan diperkirakan tidak merata di seluruh wilayah Jabodetabek, bergantung pada kondisi atmosfer dan pertumbuhan awan di masing-masing daerah.

“Curah hujan berpeluang lebih besar di wilayah perbatasan, seperti Bogor dan Depok. Di Jakarta, hujan berpotensi turun di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur,” pungkas dia.

Pengawasan yang dilakukan DPRD DKI Jakarta tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program penanganan kekeringan berjalan sesuai tujuan. Melalui koordinasi BPBD DKI Jakarta dan BMKG, OMC diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air baku, meningkatkan peluang hujan, serta mendukung upaya pengendalian polusi udara di Ibu Kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Nasional
Pemerintah Tetapkan Tarif P...
Advertisement
Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.