Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya Diduga Kuat akibat Kebocoran Gas

📅 Selasa, 06 Okt 2026, 21:20 WIB | Oleh:
Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya Diduga Kuat akibat Kebocoran Gas Doc: ANTARA
Ket. Polisi menyebut ledakan yang terjadi di sebuah rumah toko (ruko) di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/10/2026) pagi, diduga kuat disebabkan kebocoran gas.

JAKARTA - Polisi menyebut ledakan yang terjadi di sebuah rumah toko (ruko) di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/10/2026) pagi, diduga kuat disebabkan kebocoran gas. Hasil pemeriksaan Tim Jibom dan petugas kepolisian juga tidak menemukan adanya bahan peledak di lokasi kejadian.

Kepala Polrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, polisi bersama Tim Jibom telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah ledakan terjadi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan sumber ledakan sekaligus mengantisipasi adanya kemungkinan bahan peledak di lokasi.

"Saat ini, kami bersama tim Jibom (Penjinak Bom) sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, sampai saat ini tidak ditemukan kandungan atau bahan peledak," kata Luthfie di Surabaya, Selasa (6/10/2026).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, polisi menduga kuat ledakan berasal dari kebocoran gas yang terjadi di dalam ruko. Dugaan tersebut juga diperkuat dengan keterangan bahwa seorang koki sedang memasak sebelum ledakan terjadi.

Menurut Luthfie, koki tersebut sempat mencium bau gas sebelum ledakan. Petugas kemudian menemukan tiga tabung elpiji berkapasitas masing-masing 50 kilogram di lokasi kejadian.

Meski terdapat tiga tabung elpiji, polisi memastikan ketiga tabung tersebut tidak meledak. Indikasi sementara menunjukkan ledakan berasal dari kebocoran pada bagian pipa yang menyebabkan gas keluar dan terkumpul di dalam ruangan.

Polisi masih mendalami sumber kebocoran tersebut, termasuk kemungkinan apakah kebocoran berasal dari salah satu tabung atau seluruh tabung yang berada di lokasi. Ketiga tabung elpiji itu dipastikan sudah kosong karena gas di dalamnya telah keluar.

Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim juga memastikan tidak menemukan unsur bahan peledak maupun bom saat melakukan pemeriksaan di lokasi. Kompol Sandi mengatakan hasil penyelidikan menunjukkan ledakan terjadi akibat tekanan gas yang terkumpul dalam satu ruangan.

"Dari hasil penyelidikan kami, unsur bahan peledak atau unsur-unsur yang mengandung bom tidak kami temukan. Kejadian ini murni karena tekanan gas yang terkumpul dalam satu ruangan," tutur Sandi.

Ledakan tersebut menyebabkan lima orang mengalami luka-luka. Kelima korban terdiri atas empat laki-laki dan satu perempuan dan seluruhnya telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Haji.

Selain menyebabkan korban luka, ledakan juga berdampak terhadap bangunan di sekitar lokasi kejadian. Polisi mencatat sekitar 41 bangunan mengalami kerusakan akibat ledakan tersebut.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 bangunan merupakan rumah yang berada di bagian belakang lokasi kejadian. Kerusakan terjadi dengan tingkat berbeda, mulai dari kerusakan ringan hingga kerusakan parah pada bangunan yang berada paling dekat dengan sumber ledakan.

"Sebagian besar kerusakan berupa kaca pecah akibat getaran kuat dari ledakan, sedangkan lima bangunan yang berada persis di sisi lokasi mengalami kerusakan parah. Bangunan lainnya mengalami kerusakan ringan," ujar Luthfie.

Polisi saat ini masih memprioritaskan pengamanan lokasi kejadian dan penanganan terhadap para korban. Pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait belum dilakukan karena penyelidikan masih difokuskan untuk memastikan sumber kebocoran serta penyebab pasti ledakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
Advertisement
KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid pada Pekan Ini

KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid pada Pekan Ini

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.