Undip & ITS Borong Gelar, Drama Mobil Terguling Mewarnai KMHE 2026 di Unej
📅 Senin, 05 Okt 2026, 01:05 WIB | Oleh: AlfredJEMBER - Universitas Diponegoro (Undip) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memborong masing-masing dua gelar juara dalam ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang resmi ditutup di Universitas Jember (Unej), Jawa Timur, Minggu (4/10) malam.
Undip meraih dua gelar juara kategori Prototype melalui Antawirya Rondhan ICE pada kelas Motor Pembakaran Dalam (MPD) Bensin dan Antawirya Rondhan EV pada kelas Motor Listrik.
Sementara ITS memborong dua gelar kategori Urban Concept melalui Nogogeni ITS Team yang menjadi juara kelas MPD Etanol dan Motor Listrik.
Ketua Panitia KMHE 2026 Fendi Setyawan mengatakan kompetisi yang berlangsung pada 1-4 Oktober tersebut diikuti 64 tim dari 42 perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia.
"Kami semua telah menyaksikan betapa sangat seru dan luar biasanya para kontestan dalam berlaga. Ada yang saat start mesin mati, ada yang sempat sesama kendaraan terguling, dan banyak lagi tantangan yang dihadapi. Namun itulah dinamika, tantangan, dan keseruannya," katanya dalam penutupan KMHE 2026 di Auditorium Unej.
Selain Undip, gelar juara kategori Prototype diraih Apatte62 Brawijaya Team 2 dari Universitas Brawijaya pada kelas MPD Diesel dan Semeru Team 1 dari Universitas Negeri Malang pada kelas MPD Etanol.
Pada kategori Urban Concept, Garuda UNY Eco Team 1 dari Universitas Negeri Yogyakarta menjadi juara kelas MPD Bensin dan Bengawan Team 2 dari Universitas Sebelas Maret meraih juara kelas MPD Diesel.
Dengan demikian, delapan kelas yang dipertandingkan dalam dua kategori utama KMHE 2026 menghasilkan enam perguruan tinggi sebagai peraih juara pertama, dengan Undip dan ITS masing-masing mengoleksi dua gelar.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Beny Bandanadjaja mengatakan KMHE bukan sekadar kompetisi kendaraan hemat energi, tetapi menjadi wadah riset mahasiswa dalam menjawab tantangan energi masa depan Indonesia.
"Proses seperti itu akan menjadi bekal ketika teman-teman mahasiswa sekalian masuk ke dunia kerja dan industri. Arena yang sudah disiapkan perguruan tinggi ini dapat dimaksimalkan untuk membagikan dan mengembangkan potensi para seluruh finalis," katanya saat memberikan sambutan secara daring.
Rektor Unej Iwan Taruna mengatakan kemajuan teknologi transportasi tidak cukup hanya dinilai berdasarkan kemampuan kendaraan bergerak lebih cepat atau memiliki performa lebih tinggi, tetapi juga membutuhkan teknologi yang mampu menggunakan energi secara efisien.
Ia berharap gagasan yang dikembangkan selama kompetisi dapat dilanjutkan menjadi kegiatan riset dan inovasi berikutnya.
Menurut dia, mobil karya mahasiswa yang saat ini masih berupa prototipe dan eksperimen bukan tidak mungkin berkembang menjadi bagian dari solusi teknologi transportasi Indonesia.
KMHE 2026 mempertandingkan dua kategori utama, yakni Prototype dan Urban Concept, dengan masing-masing terdiri atas kelas MPD Bensin, MPD Diesel, MPD Etanol, dan Motor Listrik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!