Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IGD Rumah Sakit Membludak, Pemkot Siagakan 6 Puskesmas 24 Jam untuk Kategori 'Salah Alamat'

📅 Senin, 05 Okt 2026, 02:20 WIB | Oleh:
IGD Rumah Sakit Membludak, Pemkot Siagakan 6 Puskesmas 24 Jam untuk Kategori 'Salah Alamat' Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Bogor
Ket. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin meninjau IGD RSUD Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/10/2026).

KOTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor menyiagakan enam puskesmas dengan layanan unit gawat darurat (UGD) 24 jam menyusul lonjakan kunjungan pasien ke instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit hingga tujuh persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Erna Nuraena di Bogor, Minggu, mengatakan kunjungan pasien ke sejumlah IGD rumah sakit meningkat sekitar tujuh persen hingga akhir September 2026.

“Banyak juga pasien yang datang ke UGD statusnya false emergency. Pemerintah Kota Bogor menyiapkan enam puskesmas dengan layanan UGD 24 jam. Untuk kasus yang tidak gawat darurat, masyarakat bisa ke puskesmas UGD dulu,” kata dia, Minggu (4/10).

Ia menyebutkan 57 persen pasien yang mengakses layanan IGD berasal dari Kota Bogor, sedangkan 43 persen lainnya berasal dari luar Kota Bogor.

Menurut dia, kasus yang banyak ditangani adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan gangguan pencernaan. Selain itu, kasus campak dan demam berdarah dengue (DBD) juga mengalami peningkatan.

Ia menjelaskan masyarakat dengan kondisi yang tidak termasuk kegawatdaruratan dapat terlebih dahulu mendatangi enam puskesmas yang menyediakan layanan UGD selama 24 jam.

Jika berdasarkan pemeriksaan pasien membutuhkan rawat inap, petugas puskesmas akan mencarikan tempat di rumah sakit dan melakukan rujukan menggunakan ambulans.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin saat meninjau IGD RSUD Kota Bogor menyebut kunjungan pasien mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir.

“Rata-rata per hari sekitar 300 pasien kemarin dan 99 persen pasien BPJS. Yang kedua, RSUD Kota Bogor menjadi rujukan rumah sakit di sekitaran Bogor Raya,” katanya.

Ia mengatakan pasien yang mendapatkan pelayanan di RSUD Kota Bogor tidak hanya berasal dari Kota Bogor, tetapi juga pasien rujukan dari sejumlah daerah di Bogor Raya.

Ia menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien yang membutuhkan penanganan medis meski kapasitas tempat tidur sedang terbatas.

“Selama masih ditangani meskipun belum mendapatkan tempat tidur di IGD, masih bisa menunggu,” ujarnya.

RSUD Kota Bogor memiliki 503 tempat tidur, 214 tempat di antaranya disediakan untuk pasien BPJS Kelas III.

Pemkot Bogor juga menyediakan layanan PSC 119 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk pelayanan kegawatdaruratan, termasuk ambulans beserta tenaga kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Daerah
Komite Eksekutif Papua Kawa...
Luar Negeri
Negeri Samba Gelar Pemilu y...

Korsel: Korut Luncurkan Misil Berteknologi AI

45 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korsel: Korut Luncurkan Mis...

Kaum Migran Myanmar Kembali ke Tanah Air

1 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Kaum Migran Myanmar Kembali...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.