Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Meulaboh Tampung 20,4 Ton Gabah Petani Simeulue Sepanjang Januari-Oktober 2026.

📅 Jumat, 23 Okt 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Bulog Meulaboh Tampung 20,4 Ton Gabah Petani Simeulue Sepanjang Januari-Oktober 2026. Doc: Antara Foto
Ket. Petani menyusun karung gabah siap dijual ke Bulog di Simeulue, Aceh, Jumat (23/10).

Perum Bulog Kantor Cabang Meulaboh di Kabupaten Simeulue menampung sebanyak 20,4 ton gabah petani asal kabupaten kepulauan di Provinsi Aceh itu sepanjang 2026, sejak Januari hingga Oktober.

Pemimpin Bulog Wilayah Kabupaten Simeulue M Hafizuddin di Simeulue, Jumat, mengatakan gabah kering hasil panen petani dibeli dengan harga Rp6.500 per kilogram.

"Sama seperti tahun lalu, Bulog menampung gabah petani Pulau Simeulue dengan harga Rp6.500 per kilogram. Sepanjang tahun ini, ada sebanyak 20,4 ton gabah petani yang kami tampung," katanya.

Selanjutnya, kata dia, gabah tersebut dikirim ke daratan Aceh untuk diolah hingga menjadi beras. Kemudian, beras tersebut dibawa lagi ke Pulau Simeulue untuk kebutuhan masyarakat.

Saat ini, kata M Hafizuddin, petani di Pulau Simeulue mulai masuk musim panen padi. Karena itu, para petani diminta menjual gabah ke Bulog guna memperkuat persediaan pangan di wilayah kepulauan tersebut.

"Kami memastikan penyerapan gabah dari petani di Pulau Simeulue ini dilakukan hingga panen selesai. Kami berharap petani di Pulau Simeulue ini menghasilkan panen memuaskan serta bisa menjual gabah ke Bulog Simeulue," kata M Hafizuddin.

Elimawan, petani di Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, mengatakan kehadiran Bulog menyerap gabah petani merupakan langkah yang baik untuk mendukung perekonomian para petani.

Sebab kata Elimawan, dengan adanya pembelian gabah ini petani bisa memperoleh pendapatan dengan menjual gabahnya.

"Dengan adanya pembelian gabah oleh Bulog ini, panen padi kami terjamin karena sudah ada yang menampung. Kami berharap pembelian gabah petani oleh Bulog dapat terus berlanjut," katanya.

Menurut dia, penyerapan gabah menjadi upaya untuk menjaga ketahanan pangan serta menjaga stabilitas harga ditingkat petani. Dengan harga yang stabil, kesejahteraan petani bisa dapat meningkat.

"Semoga Bulog bisa terus membeli gabah petani di Pulau Simeulue ini, dengan harga telah ditetapkan. Harga gabah yang stabil tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan petani," kata Elimawan.

Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh. Pulau Simeulue berada di Samudra Hindia yang jaraknya sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatra.

Kabupaten Simeulue merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak tahun 1999. Kabupaten Simeulue memiliki 10 kecamatan dengan 138 gampong atau desa yang dihuni sekitar 96 ribuan jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.