Wamenkomdigi Tegaskan Indonesia Perlu Langkah-langkah Penguatan Kedaulatan Digital
📅 Jumat, 23 Okt 2026, 13:23 WIB | Oleh: Ilham SudrajatDENPASAR - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengatakan terdapat empat langkah penting yang dapat memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Langkah-langkah itu diambil dari hasil diskusi bersama dan kerja sama dari pihaknya bersama asosiasi industri.
"Dalam 30 hari ke depan, saya berharap Kementerian Komunikasi dan Digital bersama asosiasi industri akan merangkul hasil seluruh panjang. (Mulai) dari dokumen kualitas, infrastruktur, dan teknologi yang bisa kita tindak lanjuti,” kata Nezar dalam Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar, Bali, Kamis (22/10).
Pertama, kata Nezar, yang dapat dilakukan yaitu merumuskan kebutuhan kualitas infrastruktur dan teknologi digital. Hal ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem digital di masa depan.
Hasil pembahasan diharapkan dapat dirangkum menjadi dokumen yang dapat ditindaklanjuti bersama. Kedua yaitu membuat inisiatif percontohan yang melibatkan pemerintah dan industri untuk membangun infrastruktur digital.
Pembuatan inisiatif itu juga melibatkan dewan ekonomi, korporasi, dan para pelaku industri. Karena, keterlibatan mereka menurut Nezar juga sangat penting dan menentukan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketiga, Nezar juga menekankan pentingnya memperkuat talenta dan inovasi sebagai bagian dari transformasi digital. Karena, penguatan sumber daya manusia diperlukan untuk mengimbangi pembangunan infrastruktur yang membutuhkan belanja modal besar.
Dia juga menyoroti pentingnya kemampuan inovasi agar ekosistem digital yang lebih adaptif. Khususnya terhadap perkembangan teknologi, dan mampu mengoptimalkan infrastruktur yang sudah tersedia.
Keempat, Nezar mengatakan berkaitan dengan kebijakan dan investasi. Regulasi yang ada, lanjut Nezar, perlu ditinjau kembali, agar menyesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini.
Nezar mencontohkan perkembangan bisnis berbasis satelit orbit bumi rendah (low earth orbit/LEO). Kini perkembangannya semakin kuat.
Ia mencontohkan, LEO adalah salah satu terobosan. Khususnya untuk mengatasi keterbatasan jaringan telekomunikasi di daerah-daerah tertentu.
Kemampuan teknologi LEO juga semakin meningkat. Karenanya, regulasi perlu berkembang mengikuti perubahan tersebut.
Dia menilai masih ada aspek dalam ekosistem teknologi yang belum tercakup dalam regulasi yang berlaku. Nezar berharap evaluasi dapat dilakukan untuk memonitor apa saja yang harus dibenahi.
Ia juga menyebut, Bali Tech Week 2026 menjadi inisiatif untuk menyatukan ekosistem. Mulai dari infrastruktur hingga pemanfaatannya dalam ekosistem digital, agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan sektor kreatif melalui konektivitas yang bermakna. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!