Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IDAI Ingatkan Orang Tua: Anak Perlu Vaksin Influenza Setiap Tahun, Ini Alasannya

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 04:01 WIB | Oleh:
IDAI Ingatkan Orang Tua: Anak Perlu Vaksin Influenza Setiap Tahun, Ini Alasannya Doc: Antara foto/Xinhua
Ket. Ilustrasi - Seorang tenaga kesehatan memberikan suntikan vaksin flu kepada seorang warga lokal di Los Angeles, Amerika Serikat, Sabtu (17/12/2022).

JAKARTA - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan vaksinasi influenza setiap tahun bagi anak mulai usia enam bulan sebagai salah satu upaya mengurangi risiko infeksi serta keparahan penyakit dan komplikasinya.

“Vaksinasi influenza harus diberikan setiap tahun karena virus influenza terus berevolusi melalui antigenic drift dan antigenic shift. Vaksin tahun ini dirancang untuk mencocokkan strain yang diprediksi akan bersirkulasi,” kata Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropis IDAI Prof. Dr. dr. Anggraini Alam, Sp.A, Subsp IPT(K) dalam keterangan resmi yang diterima dan dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Anggraini mengatakan bahwa vaksinasi influenza pada anak juga dapat memberikan perlindungan kepada anggota keluarga lain, terutama bayi berusia di bawah enam bulan yang belum dapat divaksinasi.

Vaksin influenza tersedia dalam bentuk inaktif trivalen atau kuadrivalen serta vaksin hidup intranasal untuk usia 2–49 tahun dengan kondisi sehat. Manfaat lainnya yakni dapat mengurangi risiko infeksi 40 hingga 60 persen serta mengurangi keparahan penyakit dan komplikasi.

Rekomendasi vaksinasi tersebut disampaikan di tengah meningkatnya aktivitas influenza di zona transmisi Asia Tenggara. Berdasarkan data milik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dipublikasikan melalui "WHO Western Pacific Region" periode 1 September 2025 hingga 30 Agustus 2026, aktivitas influenza di kawasan tersebut terus meningkat.

Di Indonesia, pemantauan sentinel menunjukkan fluktuasi positif influenza sepanjang tahun dengan puncak pada akhir 2025 dan lonjakan kembali pada pertengahan 2026.

Kementerian Kesehatan RI juga mengumumkan subtipe Influenza A H3N2 subklad K telah terdeteksi di 13 provinsi. Lonjakan pasien turut dilaporkan terjadi di Jawa Timur.

Sekretaris Umum Pengurus Pusat IDAI DR Dr Hikari Ambara Sjakti, Sp.A, Subsp H.Onk(K) mengatakan anak merupakan kelompok yang rentan terhadap infeksi influenza.

“Data global menunjukkan bahwa anak usia 0–17 tahun memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami infeksi influenza simtomatik dibandingkan orang dewasa,” ujar Hikari.

Ia menjelaskan sistem imun anak masih naif sehingga tubuh mereka belum cukup kuat untuk segera mengendalikan dampak infeksi virus. Anak juga cenderung melepaskan virus dalam jumlah lebih banyak dan lebih lama sehingga berpotensi menjadi sumber penularan di lingkungan keluarga dan sekolah.

Data IDAI menunjukkan sekitar lima persen anak yang terinfeksi influenza memerlukan rawat inap. Sebanyak 80 persen di antaranya merupakan anak di bawah usia dua tahun, dengan 50 persen berusia kurang dari enam bulan.

Selain vaksinasi, IDAI mengingatkan penerapan langkah pencegahan seperti mencuci tangan, menggunakan masker, menerapkan etika batuk, serta tidak membawa anak yang sakit ke sekolah atau tempat bermain sampai benar-benar pulih.

Anak sendiri diketahui dapat menularkan virus influenza sejak 24 jam sebelum gejala muncul hingga 10 hari setelahnya. Oleh karenanya, pada anak yang terinfeksi IDAI merekomendasikan istirahat cukup, hidrasi adekuat, serta pemberian obat penurun demam sesuai indikasi.

Pada pasien berisiko tinggi atau dengan gejala berat, obat sesuai resep dokter dapat diberikan dengan dosis berdasarkan usia dan berat badan, idealnya dalam 48 jam pertama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...

Pengawasan SPBU di Kota Kendari

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Pengawasan SPBU di Kota Ken...

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Peringatan Hari Keadilan Ek...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.