Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Orang Berburu Kerja di Papua Barat, 4.000 Pencari Kerja Manfaatkan Bursa Kerja 2026

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 04:23 WIB | Oleh:
Ribuan Orang Berburu Kerja di Papua Barat, 4.000 Pencari Kerja Manfaatkan Bursa Kerja 2026 Doc: Antara foto
Ket. Pencaker mengantre untuk diwawancara pada kegiatan job fair yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Papua Barat di Arfai, Manokwari, Rabu (16/9).

MANOKWARI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mencatat sekitar 4.000 pencari kerja memanfaatkan bursa kerja yang diselenggarakan di Arfai, Kabupaten Manokwari, pada 16-18 September 2026, untuk memperoleh pekerjaan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Papua Barat Eduard Toansiba di Manokwari, Senin (21/9)  mengatakan animo masyarakat pencari kerja melampaui jumlah lowongan yang disediakan oleh 28 perusahaan.

“Lowongan yang disediakan hanya 643 lowongan, sementara pencari kerja yang daftar sebanyak 4.000 orang,” ujarnya.

Menurut dia, gelaran bursa kerja menjadi agenda rutin tahunan guna memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan, sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal.

Pemerintah daerah memperluas kerja sama dengan perusahaan dari berbagi sektor yang berinvestasi di Papua Barat agar berpartisipasi dalam kegiatan bursa kerjaperiode mendatang, sehingga penyediaan lowongan mengalami peningkatan.

“Pemerintah daerah hanya memfasilitasi lewat job fair, bukan intervensi ke perusahaan. Kewenangan menentukan lolos atau tidak, itu kewenangan perusahaan,” kata Eduard.

Menurut dia, persoalan ketenagakerjaan tidak hanya menyangkut ketersediaan lowongan tetapi soal kesesuaian kompetensi pencari kerja terhadap kebutuhan dunia usaha, sehingga penyelenggaraan job fair harus diimbangi dengan pembinaan keterampilan.

Pemerintah provinsi kemudian bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu, Blora, Jawa Tengah, untuk melaksanakan pelatihan bagi 80 tenaga kerja orang asli Papua (OAP).

“Oktober tahun ini, kami kirim 80 tenaga kerja OAP untuk ikut pelatihan di PPSDM Migas Cepu,” ujarnya.

Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Papua Barat Sani Irianti Werimon menyebutkan kegiatan Bursa Kerja 2026 dapat terlaksana setelah pemerintah daerah melakukan koordinasi langsung dengan perusahaan.

Pelaksanaan bursa kerja tersebut lebih memprioritaskan tenaga kerja OAP sebanyak 80 persen, sedangkan sisanya 20 persen bukan OAP sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

“Perusahaan ini berbagai macam sektor, tapi kami berharap tenaga kerja OAP lebih banyak yang diterima. Tentu pencari kerja juga harus penuhi syarat dari perusahaan,” ucap Irianti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Nasional
Peringatan Hari Keadilan Ek...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.