Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pedagang Pasar Disiapkan Masuk Ekosistem Digital, Ini Langkah INKOPPAS

📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 09:12 WIB | Oleh:
Pedagang Pasar Disiapkan Masuk Ekosistem Digital, Ini Langkah INKOPPAS Doc: Antara foto
Ket. INKOPPAS dorong pedagang pasar beralih ke transaksi digital.

JAKARTA - Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS) mendorong pedagang pasar beralih ke transaksi digital melalui peluncuran INKOPPAS Link sebagai bagian dari upaya mempercepat digitalisasi koperasi dan pasar rakyat.

Peluncuran program tersebut mengusung tema "Digitalisasi Pasar, Pedagang Berdaya, Pembeli Bahagia" dan dilaksanakan di Pasar Cibubur, Jakarta Timur, pada Kamis (17/9).

Sekretaris Umum INKOPPAS Andrian Lame Muhar mengatakan digitalisasi diperlukan untuk memperkuat konektivitas antarkoperasi pedagang pasar yang selama ini masih banyak mengandalkan sistem manual.

"INKOPPAS tercatat memiliki lebih dari 2.000 koperasi pedagang pasar anggota di seluruh Indonesia. Karena masih menggunakan cara manual, informasi dari pusat sering hanya sampai kepada sebagian anggota," kata Andrian.

Menurut dia, INKOPPAS Link diharapkan dapat mengintegrasikan berbagai kebutuhan koperasi dan pedagang melalui perangkat digital, mulai dari transaksi, pembukuan koperasi, layanan simpan pinjam hingga pembayaran menggunakan kode QR.

"Karena itulah hari ini INKOPPAS beserta seluruh anggota koperasi pedagang pasar di Jakarta dan Indonesia meluncurkan produk bernama INKOPPAS Link," ujarnya.

Andrian mengatakan pengembangan INKOPPAS Link dilakukan bersama mitra strategis, yakni Monologi sebagai pengembang sistem dan Moneta sebagai penyedia payment gateway.

Ia menambahkan digitalisasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung penguatan rantai pasok dan sistem pembayaran antardaerah serta antarkoperasi.

"Tujuannya agar anggota bisa berbisnis lebih cepat dan konsisten, sehingga secara finansial mereka semakin kuat dan sejahtera," katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Koperasi Bidang Ekonomi Makro Ruli Nuryanto mengatakan Kementerian Koperasi mendukung pengembangan INKOPPAS Link sebagai bagian dari transformasi digital koperasi dan pedagang pasar rakyat.

Ruli mengatakan program tersebut perlu diarahkan agar memberikan manfaat nyata bagi anggota, bukan hanya berhenti pada tahap peluncuran.

"Kami tentu berharap INKOPPAS Link ini benar-benar memberi manfaat bagi anggotanya, tidak hanya meriah saat peluncuran," kata Ruli yang hadir mewakili Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Menurut Ruli, pemanfaatan teknologi digital dapat membantu pedagang memperluas jangkauan konsumen melalui integrasi dengan aplikasi perpesanan, WhatsApp Business maupun media sosial.

Ia mengatakan INKOPPAS Link juga berpotensi dikembangkan dengan layanan pengiriman lokal dan ojek daring sehingga pedagang dapat melayani pemesanan barang dari konsumen tanpa harus datang langsung ke pasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Daftar Jalan dan Ikon Jakarta yang Gelap Dampak Pemadaman Lampu Sabtu Besok

Daftar Jalan dan Ikon Jakarta yang Gelap Dampak Pemadaman Lampu Sabtu Besok

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.