Layanan Neurologi dan Bedah Saraf Memasuki Era Baru Teknologi Medis
📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 13:57 WIB | Oleh: Haryo Brono“Selama tiga puluh tahun, Siloam Hospitals Lippo Village terus berinvestasi dalam keahlian, teknologi, inovasi, dan kolaborasi untuk memperkuat layanan saraf dan bedah saraf di Indonesia. Perjalanan ini tidak hanya membangun keunggulan klinis, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ekosistem neuroscience melalui pendidikan dan penelitian,” ujar Caroline pada kesempatan itu.
Menurut dia, pertukaran pengetahuan diperlukan untuk memperkuat pengembangan layanan kesehatan otak dan saraf di Indonesia.
Teknologi dan Pendekatan Multidisiplin
Perkembangan layanan neurologi dan bedah saraf saat ini semakin berkaitan dengan integrasi teknologi dan kolaborasi lintas disiplin. Sejumlah teknologi yang berkembang antara lain advanced imaging, neuromodulasi, kecerdasan artifisial (AI), precision medicine, dan teknologi bedah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Chairman The 2nd Siloam Neuroscience Summit 2026, Prof. Dr. dr. Yusak Mangara Tua Siahaan, Sp.N, Subs.NNK(K), FIPP, CIPS, mengatakan perkembangan tersebut membutuhkan kolaborasi dan pertukaran pengetahuan yang lebih terbuka.
“Masa depan neuroscience membutuhkan kolaborasi lintas disiplin dan pertukaran pengetahuan yang semakin terbuka. ‘Beyond Boundaries’ menggambarkan semangat untuk melampaui batas-batas yang ada, menghubungkan berbagai keahlian, teknologi, dan perspektif untuk menghadirkan pendekatan yang lebih terintegrasi dalam layanan neuroscience di Indonesia,” jelas Yusak.
Menurut dia, kemajuan di bidang neurologi dan bedah saraf membuka peluang untuk menghadirkan layanan yang lebih tepat dan efektif. Kolaborasi antarbidang diharapkan dapat mempercepat penerapan berbagai perkembangan tersebut ke dalam praktik klinis.
Sementara itu, Prof. Dr. dr. Julius July, Sp.BS(K), M.Kes, IFAANS, menekankan bahwa perkembangan teknologi perlu diterjemahkan menjadi manfaat yang nyata bagi pasien.
“Kemajuan neuroscience bukan hanya tentang seberapa jauh teknologi berkembang, tetapi bagaimana perkembangan tersebut dapat diterjemahkan menjadi pelayanan yang lebih tepat, aman, dan memberikan hasil yang lebih baik bagi pasien,” kata Julius.
Ia mengatakan perkembangan ilmu, teknik bedah, teknologi, dan kolaborasi multidisiplin selama tiga dekade telah mengubah penanganan berbagai kasus neurologis. Tantangan berikutnya adalah memperluas manfaat perkembangan tersebut bagi pasien di Indonesia.
Memasuki dekade keempat pengembangan layanan, Siloam Hospitals Lippo Village menyatakan akan melanjutkan pengembangan layanan neurologi dan bedah saraf untuk menghadapi kebutuhan pasien yang semakin kompleks.
Pengalaman selama 30 tahun menjadi landasan bagi pengembangan layanan yang menggabungkan keahlian klinis, teknologi, pendidikan, penelitian, dan kolaborasi lintas disiplin dengan pendekatan yang berpusat pada pasien.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!