Art Jakarta 2026 Kembali Digelar, 75 Galeri Berpartisipasi
📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 13:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: IST
JAKARTA - Pekan seni rupa terkemuka di Indonesia, Art Jakarta, akan menggelar edisi 2026 pada 2-4 Oktober di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Melengkapi dua agenda lainnya, Art Jakarta Papers dan Art Jakarta Gardens, pekan seni utama ini tetap konsisten menyoroti seni rupa kontemporer dari kawasan Asia Tenggara.
Tahun ini, Art Jakarta merangkul 75 galeri, yang lebih dari separuhnya adalah galeri domestik, 33 galeri mancanegara dan 19 galeri yang berpartisipasi untuk pertama kalinya. Hal ini menjadi cerminan atas antusiasme dan pesatnya pertumbuhan kancah seni yang menyertai setiap edisi Art Jakarta.
“Art Jakarta, saat ini telah berkembang menjadi salah satu art fair yang paling dinamis di Asia Tenggara. Untuk mendukung ekosistem seni rupa yang terus berkembang, sejak tahun ini, Art Jakarta berlangsung tiga kali dalam setahun: Art Jakarta Papers, Art Jakarta Gardens, Art Jakarta International Art Fair,” kata Enin Supriyanto, Direktur Artistik Art Jakarta dalam keterangan pers yang diterima, Sabtu (19/9).
“Masing-masing punya fokus dan titik berat tersendiri. Sementara pada saat bersamaan Art Jakarta juga perlu tetap menjadi ruang tempat para stakeholder seni rupa di kawasan ini dapat bertemu, bertukar informasi dan pengetahuan, berjejaring dan bekerjasama. Inilah peran utama Art Jakarta yang berlangsung di awal Oktober ini, di JIExpo Kemayoran. Harapan kami, jika peran dan fungsi ini dapat terus kami kerjakan dengan baik, maka ekosistem pasar seni rupa di Indonesia dan di kawasan ini juga akan tetap dinamis dan berkembang.” jelasnya.
Ia mengatakan, edisi tahun ini tak lepas dari dukungan jajaran Lead Partners Art Jakarta 2026: Julius Baer, Bibit dan Stockbit, Treasury, dan BCA. Keempat mitra yang kembali bergabung ini turut berkontribusi dalam menyemarakkan dan menambah antusiasme pameran melalui serangkaian Presentasi Khusus.
Merayakan 20 tahun kehadirannya di kawasan Asia, grup wealth management Julius Baer mempertegas komitmennya terhadap komunitas seni rupa Indonesia dengan mendukung Art Jakarta untuk tahun kelimanya.
VIP Lounge oleh Julius Baer akan menampilkan kolaborasi khusus dengan Handiwirman Saputra (lahir 1975), salah satu perupa kontemporer Indonesia yang diakui secara internasional. Handiwirman dikenal lewat kemampuannya mengolah material sehari-hari menjadi karya seni yang memikat.
Bersamaan dengan penampilan seri terbarunya Penampang Taut Berpilin serta sejumlah lukisan barunya, para tamu diajak untuk berpartisipasi dalam Kuasa Alam (The Might of Nature), sebuah karya aktivasi interaktif di mana pengunjung dapat mengkustomisasi art print mereka sendiri. Aktivitas ini mendorong ekspresi kreatif yang terinspirasi oleh hubungan individu dengan alam.
Aplikasi investasi digital yang telah memenangkan berbagai penghargaan, Bibit dan Stockbit, menggandeng perupa asal Yogyakarta, Endry Pragusta dalam merancang karya Lost at Sea. Melalui instalasi berbentuk perahu rakit, seniman ingin memperlihatkan paralel antara kemampuan penyesuaian dan adaptasi yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran, serta ketangguhan yang dibutuhkan seorang investor untuk menavigasi pasang surut perjalanan finansialnya.
Di saat bersamaan, pengunjung diundang untuk berpartisipasi dalam aktivitas menulis dan origami sebagai media untuk menuangkan harapan serta aspirasi mereka secara kolektif.
Sementara itu, Treasury, platform investasi emas digital terkemuka, akan berkolaborasi dengan pemenang Treasury Art Prize tahun ini, Etza Meisyara. Presentasinya, Gravity of the Unheld merupakan instalasi intermedia dan multisensori yang meneropong peralihan wujud emas dari sekadar logam mulia menjadi manifestasi nilai-nilai kemuliaan yang transenden. Treasury juga akan mengolah elemen-elemen instalasi tersebut menjadi karya yang dapat dibawa pulang oleh pengunjung.
Salah satu institusi perbankan terkemuka turut meramaikan melalui myBCA District One, tempat di mana para pengunjung dapat mencoba berbagai fitur perbankan praktis dan inovatif. Ada penawaran eksklusif untuk setiap transaksi yang berlangsung di Art Jakarta.
Dinamika pameran edisi 2026 kian menguat melalui kolaborasi para Main Partners dengan jajaran perupa dan studio-studio desain. iForte dan Protelindo Group, berkolaborasi dengan seniman Agnes Hansella dalam Hutan Kabel, sebuah instalasi yang memanfaatkan kembali limbah kabel. TACO, Main Partners yang kembali bergabung, akan menghadirkan instalasi karya Aji Fajar/Palette Studio, The Curiosity Engine. Terinspirasi oleh kampanye New Horizon serta palet warna fajar milik TACO, karya ini merajut ulang mekanisme yang akrab guna memantik rasa ingin tahu dan peluang baru.
Dua Main Partners Art Jakarta 2026 turut memberi ruang bagi para pemenang kompetisi seni masing-masing. SUPERMUSIC menghadirkan para pemenang dari kompetisi ART MEETS MUSIC. Kompetisi ini mengundang para peserta untuk menerjemahkan energi, gestur, dan gaya hidup skena musik alih-alih sekadar menampilkan atribut genre atau representasi harfiah musisi di panggung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!